REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jagat media sosial (medsos), khususnya X diramaikan rumor pergantian Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Bahkan, ada yang membuat status Purbaya bakal digantikan Chatib Basri. Penelusuran Republika, rumor itu mencuat disebar oleh pengguna X, khususnya yang bergiat dengan saham.
Sejumlah akun di X geram dengan kinerja Purbaya yang membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jeblok. Akhirnya, mereka kompak melemparkan isu pelantikan Menkeu di Istana dari Purbaya digantikan Chatib yang sekarang menjadi anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN).
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar itu. Dia menegaskan, tidak ada rencana reshuffle yang dilakukan Presiden RI. "Enggak ada, enggak ada (reshuffle). Jadi enggak ada, enggak ada rencana itu, belum ada rencana itu," katanya menegaskan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (4/6/2026) malam WIB.
Juru Bicara Presiden RI itu menegaskan, semua pihak berwenang saat ini sedang fokus menjaga nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang terus melemah. Sinergi itu, sambung Prasetyo, dibutuhkan agar pelemahan rupiah dan IHSG bisa berhenti dan malah rebound.
"Berkenaan dengan masalah rupiah, kami pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan, kemudian Bank Indonesia, kemudian juga Otoritas Jasa Keuangan terus berkoordinasi secara intens untuk terus memonitor dan kemudian melakukan langkah-langkah," ujar Prasetyo.
Karena itu, ia meminta masyarakat untuk tetap optimistis terhadap kondisi perekonomian Indonesia. Menurut Prasetyo, sejumlah indikator utama menunjukkan bahwa fondasi ekonomi nasional berada dalam kondisi yang kuat dan terjaga.




