REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG, – Dalam perayaan May Day 2026, Polrestabes Palembang menawarkan layanan kesehatan gratis untuk buruh yang berpartisipasi. Kegiatan ini berlangsung di halaman gedung DPRD Sumatera Selatan, Palembang, pada Jumat.
Kabag Ops Polrestabes Palembang, AKBP Budi Santoso, menjelaskan bahwa layanan kesehatan ini meliputi pemberian vitamin dan obat-obatan agar para buruh dapat mengikuti kegiatan dengan kondisi prima. "Bagi yang membutuhkan layanan kesehatan, silakan ke stand yang sudah disiapkan, layanan ini dari anda untuk anda," ujarnya.
Selain layanan kesehatan, air mineral gratis juga dibagikan kepada para buruh, serta unit ambulance yang standby untuk keperluan darurat.
Aksi dan Tuntutan Buruh
Aksi May Day di Palembang diikuti oleh sekitar 1.000 buruh dari berbagai aliansi. Menurut Humas Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Sumsel, Cerah Buana, para buruh menyampaikan tujuh tuntutan utama. Tuntutan tersebut mencakup pengesahan UU Ketenagakerjaan yang baru dan penolakan atas outsourcing serta upah murah.
Tuntutan lainnya adalah reformasi pajak, termasuk penghapusan pajak THR, bonus tahunan, JHT, dan pensiun. Mereka juga menuntut pembentukan dewan pengupahan di seluruh kabupaten/kota di Sumsel, pembayaran hak PHK, dan penuntasan kasus pelanggaran hak normatif buruh.
Para buruh meminta sanksi tegas bagi pengusaha yang melanggar hak buruh, serta pencopotan pejabat Disnakertrans Sumsel yang tidak menjalankan tugas sesuai aturan hukum.
Aksi massa dimulai dari pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) pada pukul 13:00 WIB dan berlanjut dengan long march serta konvoi ke gedung DPRD Sumsel, tiba sekitar pukul 15:20 WIB.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.




