Sabtu 02 May 2026 01:30 WIB

Progres Bendungan Bagong Capai 59,49 Persen Saat Tinjauan Wapres

Progres pembangunan Bendungan Bagong di Trenggalek mencapai 59,49 persen, lebih cepat dari target, dengan dukungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Rep: antara/ Red: antara
PTPP catat progres Bendungan Bagong 59,49 persen saat tinjauan Wapres.
Foto: antara
PTPP catat progres Bendungan Bagong 59,49 persen saat tinjauan Wapres.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Pembangunan Bendungan Bagong Paket III di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, oleh PT PP (Persero) Tbk (PTPP) telah mencapai progres 59,49 persen. Pencapaian ini lebih cepat dari target awal yang sebesar 56,56 persen, sebagaimana ditinjau oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka pada kunjungannya tanggal 30 April 2026.

Menurut Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo, kemajuan proyek tersebut merupakan hasil dari perencanaan matang, inovasi, serta kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan yang terlibat. Joko menekankan komitmen PTPP untuk menyelesaikan proyek tepat waktu dengan tetap mengedepankan kualitas, keselamatan kerja, dan keberlanjutan.

Bendungan ini diharapkan dapat memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat setempat, terutama dalam mendukung ketahanan air dan meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan kapasitas tampung sebesar 17,4 juta meter kubik, bendungan ini dirancang untuk menyuplai air irigasi bagi 977 hektare lahan pertanian di Daerah Irigasi Bagong.

Selain itu, bendungan ini juga akan menyediakan air baku sebesar 153 liter per detik dan berfungsi sebagai pengendali banjir di Kabupaten Trenggalek. Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp402,31 miliar ini dijadwalkan rampung dalam 1.473 hari kalender sejak 20 Desember 2024.

PTPP menghadapi tantangan teknis dalam proyek ini karena konstruksi bendungan harus bertumpu pada lapisan koluvial yang memerlukan rekayasa khusus untuk menjaga stabilitas dan keamanan struktur. Untuk mengatasi hal ini, PTPP menerapkan inovasi konstruksi guna meningkatkan efektivitas pekerjaan sekaligus menjaga standar keselamatan kerja.

Dalam kunjungannya, Wakil Presiden Gibran menekankan pentingnya percepatan penyelesaian proyek agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat, khususnya petani dan warga Trenggalek. Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran pembangunan.

Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhammad Natanegara, serta sejumlah pejabat terkait. Dalam kesempatan tersebut, Wapres Gibran memberikan apresiasi dan semangat kepada tim proyek dengan pesan, "Semangat terus."

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement