Senin 27 Apr 2026 18:02 WIB

Jangan Sekadar Jadi User! UNM Dorong Mahasiswa Jadi Creator Teknologi

Penting, perubahan pola pikir mahasiswa di era digital.

Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis mendorong mahasiswa untuk bertransformasi dari sekadar user menjadi creator.
Foto: UNM
Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis mendorong mahasiswa untuk bertransformasi dari sekadar user menjadi creator.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, sebagian besar mahasiswa masih berada pada posisi sebagai pengguna. Padahal, peluang terbesar justru terbuka bagi mereka yang mampu menciptakan solusi digital.

Menjawab tantangan tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis mendorong mahasiswa untuk bertransformasi dari sekadar user menjadi creator.

Menjadi creator tidak hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga kemampuan memahami kebutuhan pengguna dan mengubahnya menjadi produk digital yang bermanfaat. Hal ini membutuhkan perpaduan antara kreativitas, pemecahan masalah, serta pemahaman terhadap dinamika masyarakat.

UNM mengimplementasikan pendekatan project-based learning yang memungkinkan mahasiswa menghasilkan karya nyata selama proses perkuliahan. Melalui metode ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung mengembangkan solusi digital yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri.

Ketua Program Studi Informatika UNM, Arfhan Prasetyo, menegaskan pentingnya perubahan pola pikir mahasiswa di era digital.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya menggunakan teknologi, tetapi juga menciptakan teknologi yang bermanfaat bagi banyak orang,” ujarnya dalam keterangan yang dikutip Senin (27/4/2026).

Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa sekaligus memperkuat daya saing mereka di dunia kerja maupun dalam membangun bisnis digital.

Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM terus berkomitmen menghadirkan sistem pembelajaran inovatif yang mendorong lahirnya generasi kreator.

‘’Dengan semangat inovasi, UNM optimistis mampu mencetak lulusan yang tidak hanya adaptif terhadap teknologi, tetapi juga mampu menjadi penggerak perubahan di era digital,” tutupnya.

Berita Lainnya

Rekomendasi