Rabu 22 Apr 2026 16:59 WIB

Janji Tuntaskan Gaji Honorer Jabar, Begini Cara KDM

Dedi Mulyadi mengaku tenaga honorer dibutuhkan di Jawa Barat.

Rep: M. Fauzi Ridwan/ Red: Teguh Firmansyah
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Foto: Edi Yusuf
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengaku bakal segera menemui Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) membahas masalah gaji honorer di Jawa Barat yang tidak dapat dicairkan. Pemprov Jabar mengaku sudah menyiapkan dana untuk dicairkan.

"Kan tadi sudah dijawab, uangnya ada, sudah teralokasikan, tetapi kan ada surat edaran Menpan RB yang kita tidak boleh membayarkan honorer," ucap dia di Gedung Pakuan, Rabu (22/4/2026).

Baca Juga

Ia menuturkan apabila Pemprov Jawa Barat membayarkan gaji honorer dikhawatirkan terdapat penyimpangan keuangan. Namun, keberadaan para guru dan tenaga honorer di sekolah sangat dibutuhkan.

"Nah, nanti kalau dibayarkan ada penyimpangan keuangan. Tapi mereka itu dibutuhkan untuk mengajar, untuk menjadi tata usaha dan untuk menjadi tenaga kebersihan sekolah, dibutuhkan," kata dia.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement