Senin 13 Apr 2026 14:36 WIB

Komisi I DPR Harap Prabowo dan Putin Suarakan Gencatan Senjata Permanen Iran-AS

Menurut Oleh Saleh, Indonesia bersama Rusia harus menyuarakan perdamaian dunia.

Rep: Muhammad Noor Alfian Choir/ Red: Erik Purnama Putra
Presiden RI Prabowo Subianto dijamu Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Konstantinovsky atau Constantine, Saint Petersburg pada Kamis (19/6/2025).
Foto: BPMI Setpres
Presiden RI Prabowo Subianto dijamu Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Konstantinovsky atau Constantine, Saint Petersburg pada Kamis (19/6/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, menyampaikan dukungannya terhadap kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Moskow, Rusia. Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Vladimir Putin di Istana Kremlin, Senin (13/4/2026) siang waktu setempat.

Menurut dia, kunjungan tersebut memiliki arti strategis di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks, terutama terkait konflik di Timur Tengah dan isu ketahanan energi. "Ini menunjukkan keseriusan Presiden Prabowo dalam mewujudkan keamanan dan perdamaian dunia," kata Oleh di Jakarta, Senin (13/4/2026).

Baca Juga

Oleh menekankan bahwa Indonesia bersama Rusia dapat memainkan peran penting dalam mendorong perdamaian dunia. Salah satu langkah konkret yang dapat diusulkan adalah mendorong gencatan senjata permanen, sambung dia, khususnya terkait perang antara Iran versus Amerika Serikat (AS) dan Israel.

"Indonesia bersama Rusia harus menyuarakan perdamaian dunia. Kita bisa mengusulkan gencatan senjata permanen antara Iran dan Amerika, serta mendorong penghentian berbagai konflik bersenjata," kata Oleh.

Politikus PKB tersebut pun menyoroti posisi strategis Rusia saat ini, ketika Presiden Putin diketahui menjalin komunikasi dengan pemimpin Iran setelah proses negosiasi dengan AS di Islamabad, Pakistan, mengalami kebuntuan. Oleh menilai, hal itu membuka ruang bagi diplomasi yang lebih luas, termasuk keterlibatan Indonesia sebagai negara Non-Blok yang konsisten mendorong perdamaian.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement