Selasa 07 Apr 2026 08:15 WIB

Paspi Dukung BPDP Danai 400 Riset Pengembangan Kelapa Sawit

Riset yang dibiayai BPDP mulai dari hulu hingga hilir sektor kelapa sawit.

Pekerja mengawasi proses pemasukan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit ke dalam mesin pengolahan minyak sawit mentah (CPO) di Desa Padang Sikabu, Kaway XVI, Aceh Barat, Provinsi Aceh, Rabu (1/4/2026).
Foto: ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas
Pekerja mengawasi proses pemasukan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit ke dalam mesin pengolahan minyak sawit mentah (CPO) di Desa Padang Sikabu, Kaway XVI, Aceh Barat, Provinsi Aceh, Rabu (1/4/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) berperan strategis dalam mendukung kegiatan riset di sektor kelapa sawit nasional. Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (Paspi), Tungkot Sipayung, menilai, komitmen BPDP dalam mendukung riset di sektor kelapa sawit sudah terlihat nyata.

Menurut dia, BPDP hingga 2025, telah mendukung pendanaan terhadap sekitar 400 judul penelitian, yang mencakup berbagai aspek mulai dari hulu hingga hilir industri kelapa sawit. Semua riset yang didanai BPDP mencakup berbagai macam topik mulai dari pengembangan material baru berbasis sawit dan biomassa yang menghasilkan nilai tambah tinggi.

Baca Juga

Tungkot menyebut, studi di lingkungan perkebunan dan kajian sertifikasi dilakukan demi mewujudkan kelapa sawit berkelanjutan dan mendukung ekonomi sirkular (circular economy). "Riset yang dibiayai BPDP mulai dari hulu hingga hilir sektor kelapa sawit. Dari sudut ini, komitmen BPDP dalam mendukung riset-riset sawit sangat jelas terlihat," katanya di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Tungkot berharap, BPDP dapat terus mengoptimalkan dukungan terhadap kegiatan riset. Termasuk, sambung dia, melalui pelaksanaan evaluasi komprehensif secara berkala guna memperoleh masukan strategis dalam meningkatkan efektivitas peran lembaga tersebut di bidang riset.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement