Ahad 22 Mar 2026 06:15 WIB

Gulkarmat Evakuasi Tiga Lansia Terdampak Banjir di Kalisari

Petugas Gulkarmat Jakarta Timur evakuasi tiga lansia yang terjebak banjir di Kalisari, Pasar Rebo, Sabtu malam.

Rep: antara/ Red: antara
Gulkarmat evakuasi tiga lansia yang terdampak banjir di Pasar Rebo.
Foto: antara
Gulkarmat evakuasi tiga lansia yang terdampak banjir di Pasar Rebo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Tiga warga lanjut usia berhasil dievakuasi dari banjir di Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Sabtu (21/3) malam. Petugas dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur menyelamatkan ketiga lansia tersebut dari rumah mereka yang terendam air setinggi 150 cm.

Ketiga lansia yang dievakuasi adalah Ipong Hanipah (70), Muniran (74), dan Suminah (73). Mereka tidak dapat keluar dari rumah akibat tingginya genangan air di kawasan tersebut. Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur, Muchtar Zakaria, menyatakan bahwa evakuasi dilakukan setelah laporan diterima dari Lurah Kalisari pada pukul 18.11 WIB.

Proses evakuasi dimulai pada pukul 18.26 WIB dan selesai pada pukul 19.30 WIB. Dalam operasi ini, Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan dua unit Quick Response dan lima personel yang dipimpin oleh Komandan Regu Ahmad Fauzi. Selain menyelamatkan warga, petugas juga memastikan lokasi aman dan membantu warga lain yang membutuhkan pertolongan.

Banjir ini berdampak pada dua rukun tetangga (RT) dengan sekitar 1.000 jiwa terdampak. Muchtar menegaskan bahwa pihaknya terus bersiaga menghadapi potensi banjir susulan mengingat intensitas hujan yang masih tinggi di Jakarta. "Seluruh personel kami siagakan untuk merespons cepat setiap laporan masyarakat, terutama di wilayah rawan banjir," ujarnya.

Muchtar mengimbau warga untuk tetap waspada dan segera melapor kepada petugas jika memerlukan bantuan evakuasi atau menghadapi kondisi darurat akibat banjir. Hingga proses evakuasi selesai, situasi dilaporkan terkendali dan seluruh korban berhasil diselamatkan. "Kami bersama petugas gabungan terus melakukan pemantauan untuk mengantisipasi perkembangan kondisi di lapangan," tambah Muchtar.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement