Senin 10 Oct 2022 10:58 WIB

Tim Gabungan Evakuasi 116 Korban Banjir di Jakarta

Evakuasi banjir dilakukan di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Warga menurunkan barang saat banjir di permukiman penduduk kawasan Rawajati, Jakarta, Senin (10/10/2022). BPBD DKI Jakarta pada Senin (10/10) pukul 06.00 WIB mencatat sebanyak 53 RT di DKI Jakarta terendam banjir akibat luapan Sungai Ciliwung.
Foto: ANTARA/Aprillio Akbar
Warga menurunkan barang saat banjir di permukiman penduduk kawasan Rawajati, Jakarta, Senin (10/10/2022). BPBD DKI Jakarta pada Senin (10/10) pukul 06.00 WIB mencatat sebanyak 53 RT di DKI Jakarta terendam banjir akibat luapan Sungai Ciliwung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta bersama petugas gabungan mmelakukan evakuasi pengungsi banjir ke tempat aman. Sebanyak 116 pengungsi dievakuasi dari tiga kelurahan di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

"Kami berkoordinasi dengan Dinas Sosial, AGD Dinkes, PMI untuk penanganan pengungsi," kata Kepala Badan Pelaksana BPBD DKI Isnawa Adji, Senin (10/10/2022).

Baca Juga

Rincian jumlah pengungsi hingga pukul 09.00 WIB, yakni di Kelurahan Rawajati, Jakarta Selatan terdapat 75 orang atau 10 Kepala Keluarga (KK) diungsikan sementara di Mushala Daarur Rahman. Kemudian di Jakarta Timur di Kelurahan Cawang sebanyak 30 orang atau 10 KK di Mushala Al Islah dan di Kelurahan Bidara Cina ada 11 orang atau tiga KK di Gedung Sasana Krida Karang Taruna (SKKT) RW 11.

Petugas gabungan BPBD DKI bersama Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat juga melakukan penyedotan genangan di sejumlah titik di Jakarta. Banjir yang terjadi sejumlah titik di Jakarta akibat meluapnya Kali Ciliwung setelah Bendungan KatulampaSiaga Satu atau Bahaya dan Pos Pantau Depok berstatus siaga dan Pintu Air Manggarai berstatus Waspada pada Ahad (9/10/2022) malam.

BPBD DKI mencatat lokasi banjir hingga pukul 09.00 WIB meluas dari awalnya 53 Rukun Tetangga (RT), saat ini menjadi 68 RT atau 0,22 persen dari total 30.470 RT.

Sebaran banjir di Jakarta:

1. Jakarta Selatan terdapat 20 RT yang terdiri dari:

Kelurahan Pejaten Timur

- Jumlah: 5 RT

- Ketinggian: 40 cm-2 meter

- Penyebab: Luapan Kali Ciliwung

Kelurahan Pengadegan

- Jumlah: 1 RT

- Ketinggian: 1-1,9 meter

- Penyebab: Luapan Kali Ciliwung

Kelurahan Rawajati

- Jumlah: 5 RT

- Ketinggian: 1,1-1,6 meter

- Penyebab: Luapan Kali Ciliwung

Kelurahan Kebon Baru

- Jumlah: 2 RT

- Ketinggian: 90 cm

- Penyebab: Luapan Kali Ciliwung

Kelurahan Manggarai

- Jumlah: 7 RT

- Ketinggian: 40-80 cm

- Penyebab: Luapan Kali Ciliwung

2. Jakarta Timur terdapat 48 RT yang terdiri dari:

Kelurahan Cililitan

- Jumlah: 2 RT

- Ketinggian: 1,7-2,2 meter

- Penyebab: Luapan Kali Ciliwung

Kelurahan Cawang

- Jumlah: 18 RT

- Ketinggian: 60 cm-2,3 meter

- Penyebab: Luapan Kali Ciliwung

Kelurahan Bidara Cina

- Jumlah: 15 RT

- Ketinggian: 40 cm-2,7 meter

- Penyebab: Luapan Kali Ciliwung

Kelurahan Kampung Melayu

- Jumlah: 13 RT

- Ketinggian: 70 cm-2 meter

- Penyebab: Luapan Kali Ciliwung

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement