REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Jasa Marga mengimbau para pengguna jalan tol untuk menggunakan satu kartu uang elektronik (e-toll) yang sama saat melakukan transaksi di gerbang tol masuk dan keluar, khususnya pada ruas dengan sistem transaksi tertutup.
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan, Widiyatmiko Nursejati, menegaskan penggunaan satu kartu yang sama penting untuk menghindari kendala saat transaksi di gerbang tol.
“Kartu elektronik yang sama digunakan untuk tapping di gerbang tol masuk dan juga untuk tapping di gerbang tol keluar,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Kamis.
Selain itu, pengguna jalan diimbau mempersiapkan perjalanan secara matang, mulai dari memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, hingga kecukupan bahan bakar minyak (BBM) dan saldo uang elektronik.
Di tengah arus mudik Lebaran 2026, volume lalu lintas di sejumlah ruas tol terpantau mengalami peningkatan signifikan. Pada H-3 Idul Fitri 1447 Hijriah atau Rabu (18/3), Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division mencatat sebanyak 94.561 kendaraan meninggalkan wilayah Jabodetabek menuju arah Merak dan Puncak Bogor melalui Gerbang Tol Cikupa dan Ciawi 1.
Angka tersebut meningkat 16,54 persen dibandingkan kondisi normal yang tercatat sebanyak 81.140 kendaraan. Peningkatan terjadi di kedua arah tujuan, terutama menuju kawasan wisata Puncak Bogor.
Volume kendaraan di Gerbang Tol Cikupa arah Merak tercatat sebanyak 49.913 kendaraan atau naik 4,32 persen dari kondisi normal. Sementara itu, di Gerbang Tol Ciawi 1 arah Puncak Bogor, jumlah kendaraan mencapai 44.648 unit atau meningkat 34,11 persen.
Di wilayah Jawa Barat, arus kendaraan menuju Bandung dan Rancaekek menunjukkan dinamika yang relatif stabil. Sebanyak 76.460 kendaraan tercatat melintas menuju wilayah tersebut, meningkat 15,26 persen dibandingkan kondisi normal.
Adapun kendaraan yang meninggalkan Bandung menuju Jakarta tercatat sebanyak 56.257 unit, sedikit menurun 2,16 persen dibandingkan kondisi normal.
Sementara itu, arus kendaraan menuju Rancaekek, Garut, dan sekitarnya melalui Gerbang Tol Cileunyi tercatat meningkat signifikan menjadi 44.852 kendaraan atau naik 37,87 persen. Arus balik menuju Jakarta melalui gerbang yang sama juga mengalami kenaikan tipis sebesar 2,96 persen menjadi 29.584 kendaraan.
Di sisi lain, volume lalu lintas menuju Kota Bandung melalui Gerbang Tol Pasteur tercatat 31.608 kendaraan atau turun 6,49 persen. Sedangkan arus keluar Bandung menuju Jakarta melalui gerbang tersebut juga menurun 7,27 persen menjadi 26.673 kendaraan.
Secara nasional, peningkatan volume lalu lintas juga terjadi di wilayah Sumatera. Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division mencatat sebanyak 577.165 kendaraan melintasi ruas Tol Belawan–Medan–Tanjung Morawa (Belmera) pada periode 11–17 Maret 2026.
Senior General Manager Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division, Tyas Pramoda Wardhani, menyebut angka tersebut meningkat 1,66 persen dibandingkan kondisi normal.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 151.890 kendaraan tercatat meninggalkan Kota Medan melalui Gerbang Tol Amplas, meningkat 6,5 persen. Sementara kendaraan yang menuju Medan melalui gerbang yang sama mencapai 138.751 unit atau naik 2,66 persen.
Secara keseluruhan, lima ruas tol di Regional Nusantara mencatat total 1.311.658 kendaraan selama periode tersebut, meningkat 2,85 persen dari volume lalu lintas normal.