REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memasuki usia ke-24 tahun, Blueray Cargo menjadikan Ramadan 2026 sebagai momentum refleksi atas perjalanan panjang perusahaan sejak 2001. Dalam kegiatan "Berbagi Bersedekah Blueray Cargo", perusahaan mengajak 100 anak yatim piatu di Kelurahan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (17/3/2026).
Manajemen Blueray Cargo, Vina Purnamasari, menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi bagian komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat. "Ramadhan selalu menghadirkan ruang jeda. Ia seperti sebuah cermin yang memaksa kita menengok ke belakang, melihat perjalanan panjang yang sudah dilalui," kata Vina.
Sejak berdiri, perusahaan memulai usaha dari skala sederhana dengan tujuan membantu pengiriman barang secara aman dan tepat waktu. Namun dalam perjalanannya, bisnis ini tidak hanya berbicara soal logistik, melainkan juga menyangkut harapan banyak orang.
"Di balik setiap paket, ada usaha seseorang, ada mimpi pedagang kecil, ada harapan keluarga yang menggantungkan hidup pada kelancaran perdagangan," ucap Vina.
Menurut Vi, selama lebih dari dua dekade, hubungan antara perusahaan, pelanggan, dan mitra berkembang menjadi ikatan kepercayaan. Banyak pelanggan yang memulai usaha dari kecil hingga berkembang, sementara sebagian lainnya tetap setia menjadi bagian dari perjalanan perusahaan.
"Dalam dunia logistik, loyalitas seperti itu tidak datang dengan sendirinya. Ia lahir dari konsistensi dan kesediaan untuk terus mendengar," ujar Vina.
Meski demikian, sambung dia, perjalanan panjang tersebut tidak selalu berjalan mulus. Perubahan zaman dan dinamika usaha menjadi tantangan yang harus dihadapi. Ramadan pun menjadi waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi.
"Bulan ini menjadi momentum untuk memperbaiki yang kurang, memperkuat yang baik, dan meneguhkan kembali nilai-nilai yang sejak awal menjadi fondasi perusahaan," jelas Vina.