Senin 16 Mar 2026 11:54 WIB

Trump Belum Umumkan Akhiri Perang, Iran: Kami Siap Mempertahankan Diri

Iran tidak pernah meminta gencatan senjata maupun perundingan.

Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih, Washington, Senin (23/2/2026).
Foto: EPA/Will Oliver
Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih, Washington, Senin (23/2/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump mengaku belum siap untuk menyatakan operasi terhadap Iran telah berakhir. Di sisi lain, Trump mengeklaim bahwa Washington dan Teheran sedang melakukan dialog diplomatik di tengah konflik yang sedang berlangsung antara kedua negara.

"Saya masih belum menyatakan operasi ini berakhir," kata Trump kepada wartawan ketika ditanya apakah ia percaya bahwa pernyataan tentang penghancuran kemampuan militer Iran harus diikuti dengan deklarasi, sebagaimana dilansir RIA Novosti pada Senin (16/3/2026).

Baca Juga

"Kami sedang berbicara dengan mereka, tetapi saya rasa mereka belum siap. Tetapi mereka cukup dekat (dengan kesepakatan dengan AS)," kata Trump menambahkan.

Pada 28 Februari, AS dan Israel mulai menyerang target di Iran, termasuk Teheran, menyebabkan kerusakan, korban sipil, dan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Iran membalas dengan menyerang wilayah Israel, serta target militer AS di kawasan Timur Tengah.

AS dan Israel menjelaskan operasi militer tersebut dimulai sebagai serangan pendahuluan dan dugaan ancaman dari Teheran terkait program nuklirnya. Namun, mereka sekarang tidak lagi menyembunyikan keinginan mereka untuk melihat perubahan kekuasaan di Iran.

Mempertahankan diri

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement