Jumat 06 Mar 2026 10:22 WIB

RI Gabung BoP, Muhadjir: Presiden Prabowo Pakai 'Strategy from Within'

Keputusan Indonesia gabung BoP dinilai telah melalui proses panjang.

Presiden Prabowo Subianto diapit dua mantan presiden, Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo dalam pertemuan membahas kondisi geopolitik di Istana Negara, Selasa (3/3/2026) malam.
Foto: BPMI Setpres
Presiden Prabowo Subianto diapit dua mantan presiden, Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo dalam pertemuan membahas kondisi geopolitik di Istana Negara, Selasa (3/3/2026) malam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa keputusannya membawa Indonesia bergabung dalam negara anggota Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) dilakukan melalui proses panjang dan dibicarakan dengan pimpinan negara di kawasan Teluk.

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Bidang Ekonomi, Bisnis, dan Industri Halal, Muhadjir Effendy mengatakan pernyataan itu disampaikan Presiden Prabowo dalam silaturahmi dan buka puasa bersama ulama, pimpinan organisasi masyarakat dan pimpinan pondok pesantren yang berlangsung di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3) malam.

Baca Juga

"Beliau menegaskan bahwa keterlibatan beliau di BoP itu tidak serta-merta, tetapi sudah melalui proses yang panjang, sudah dibicarakan dengan beberapa pimpinan negara yang ada di wilayah terutama wilayah Teluk, yang kemudian sepakat untuk bergabung," kata Muhadjir.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama lebih dari tiga jam itu, Presiden Prabowo memberikan penjelasan rinci soal keanggotaan Indonesia di BoP, terutama di tengah eskalasi konflik di Iran yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel.

Prabowo, kata Muhadjir, menegaskan bahwa keterlibatannya di BoP merupakan strategi yang sudah dipilih yang disebutnya sebagai berjuang dari dalam atau "strategy from within".

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement