Jumat 06 Mar 2026 10:13 WIB

Milarder Dubai Marah ke Trump Seret Negara Teluk ke Perang Iran, Pertanyakan Duit Dewan Perdamaian

Miliarder itu bertanya-tanya atas dasar apa AS buat keputusan berbahaya ini.

Kuburan-kuburan untuk pra syuhada sekolah putri di Minab, Iran, yang digali menjelang pemakaman pada Selasa (3/3/2026).
Foto: Iranian Press Center via Reuters
Kuburan-kuburan untuk pra syuhada sekolah putri di Minab, Iran, yang digali menjelang pemakaman pada Selasa (3/3/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI -- Miliarder UEA, Khalaf al-Habtoor, menuduh Presiden AS Donald Trump menyeret mitra-mitra Teluk yang kaya energi ke dalam "bahaya" dengan melancarkan perang terhadap Iran. Serangan itu jelas-jelas tidak diinginkan dan mengkhianati rakyat Amerika dengan menempatkan perang sebagai prioritas utama. 

Surat terbuka di X itu menandai kecaman publik paling menonjol terhadap Trump dari Teluk Arab sejak perang terhadap Iran dimulai pada hari Sabtu.

Baca Juga

Habtoor bukanlah pejabat pemerintah, tetapi miliarder yang berbasis di Dubai ini dekat dengan lingkaran penguasa. Ekspresi publik di UEA, khususnya pada tingkat ini, dikendalikan ketat oleh pemerintah.

“Pertanyaan langsung: Siapa yang memberi Anda wewenang untuk menyeret kawasan kami ke dalam perang dengan #Iran? Dan atas dasar apa Anda membuat keputusan berbahaya ini?” tulis Habtoor di X dalam sebuah unggahan yang ditujukan kepada “Yang Mulia Presiden Donald Trump”.

“Apakah Anda memperhitungkan kerusakan yang ditimbulkan sebelum menarik pelatuk? Dan apakah Anda mempertimbangkan bahwa yang pertama menderita akibat eskalasi ini adalah negara-negara di kawasan itu sendiri!”

Habtoor memiliki salah satu jaringan konglomerat terbesar di UEA, Al Habtoor Group. Kecaman ini semakin mencolok karena pengusaha UEA tersebut tidak memiliki catatan mengkritik Trump atau kebijakannya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement