REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH — Serangan pesawat tak berawak Iran berhasil menghancurkan Markas Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) yang berada di Riyadh, Arab Saudi.
Washington Post mengabarkan, serangan tersebut bagian dari rangkaian balasan Iran atas serangan yang berasal dari pangkalan militer di Arab Saudi. Iran menggunakan drone-drone penyerbu membombardir kompleks Kedutaan AS di Riyadh, pada Senin (2/3/2026) kemarin.
“Serangan pesawat tak berawak Iran yang menghantam Stasiun CIA di Kedutaan AS di Arab Saudi, akan menjadi kemenangan simbolis bagi Republik Islam (Iran) saat mereka menyerang target dan personel AS di seluruh Timur Tengah (Timteng),” begitu laporan Washington Post, Rabu (4/4/2026) dini hari.
Washington Post menyampaikan, pemerintah AS, dan Arab Saudi mengkonfirmasi tentang dua pesawat nirawak yang menyerang Kedutaan Besar AS di Riyadh, pada Senin (2/3/2026) waktu setempat.
Akan tetapi, kata Washington Post dalam penyampaian resmi oleh AS, pun otoritas pemerintahan di Arab Saudi tak menyebutkan Markas CIA berada dalam Kompleks Kedutaan Besar AS itu turut hancur dalam serangan itu.
Washington Post juga melaporkan, penyampaian internal dari Departemen Luar Negeri AS yang memastikan serangan Iran ke Gedung Kedutaan AS di Riyadh telah menghancurkan bagian atap bangunan, yang membuat runtuhnya gedung tersebut.
Lihat postingan ini di Instagram