Sabtu 28 Feb 2026 19:28 WIB

Serangan Israel ke Iran Hantam Sekolah Putri, 40 Orang Dilaporkan Terbunuh

Israel mengeklaim telah menghantam ratusan target militer Iran.

Kondisi setelah serangan Israel menghantam sebuah sekolah dasar putri di Minab, provinsi Hormozgan selatan. Iran, Sabtu (28/2/2026). Puluhan siswi meninggal akibat serangan itu.
Foto: Quds News Network/X
Kondisi setelah serangan Israel menghantam sebuah sekolah dasar putri di Minab, provinsi Hormozgan selatan. Iran, Sabtu (28/2/2026). Puluhan siswi meninggal akibat serangan itu.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Serangan AS-Israel ke Iran menimbulkan korban dari kalangan sipil. Kantor berita IRNA milik pemerintah Iran melaporkan bahwa setidaknya 40 orang tewas setelah serangan Israel menghantam sebuah sekolah dasar putri di Minab, provinsi Hormozgan selatan.

"Setidaknya 45 orang lainnya terluka dalam serangan itu," lapor kantor berita tersebut. Mereka tidak memberikan detail lebih lanjut tentang korban jiwa.

Baca Juga

Militer Israel dan AS telah melancarkan operasi militer sejak Sabtu (28/2/2026).

Israel mengeklaim telah menghantam 'ratusan target militer Iran', termasuk peluncur rudal, saat melakukan serangan udara di Iran bagian barat.

Ditambahkan bahwa angkatan udaranya sedang berupaya mencegat serangan balasan yang datang dari Iran.

AS dan Israel dilaporkan mengincar pemimpin spiritual Iran Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan tersebut. Namun Khamenei dilaporkan telah diungsikan ke tempat aman di luar Iran.

Iran membalas serangan dengan meluncurkan rudal ke arah Israel. Teheran juga melancarkan serangan ke pangkalan militer AS di Timur Tengah seperti di Kuwait, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Abu Dhabi.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement