Sabtu 28 Feb 2026 19:23 WIB

Perang Terbuka di Timur Tengah, Prabowo Siap Bertolak ke Teheran Jika Disetujui Pihak yang Bertikai

RI siap memfasilitasi dialog agar kondisi keamanan di kawasan tercipta.

Presiden Prabowo Subianto turun dari pesawat setibanya di Pangkalan Militer Andrews, Washington DC, Amerika Serikat, Selasa (17/2/2026) waktu setempat. Kunjungan Presiden Prabowo Subianto tersebut untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump sekaligus menghadiri pertemuan perdana Board of Peace.
Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Presiden Prabowo Subianto turun dari pesawat setibanya di Pangkalan Militer Andrews, Washington DC, Amerika Serikat, Selasa (17/2/2026) waktu setempat. Kunjungan Presiden Prabowo Subianto tersebut untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump sekaligus menghadiri pertemuan perdana Board of Peace.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah Republik Indonesia (RI) menyerukan semua pihak menahan diri, mengedepankan dialog dan diplomasi atas konflik yang tengah memanas di Timur Tengah. RI menyatakan siap memfasilitasi perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran guna meredakan ketegangan di kawasan tersebut.

“Indonesia kembali menekankan pentingnya menghormati kedaulatan dan integritas wilayah setiap negara serta menyelesaikan perbedaan melalui cara damai,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI yang diunggah di akun resmi X dan dipantau di Jakarta, Sabtu.

Baca Juga

Indonesia menyatakan siap memfasilitasi dialog agar kondisi keamanan dan kondusif di kawasan dapat tercipta kembali."Apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia untuk bertolak ke Tehran untuk melakukan mediasi,” menurut pernyataan Kemlu RI.

Kemlu RI menilai peningkatan ketegangan di Timur Tengah berpotensi mengganggu stabilitas kawasan serta perdamaian dan keamanan dunia, sehingga upaya diplomasi perlu terus dikedepankan.

Kemlu RI juga mengimbau warga negara Indonesia (WNI) di wilayah terdampak agar tetap tenang, waspada, mengikuti arahan otoritas setempat, serta menjaga komunikasi dengan Perwakilan RI terdekat.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement