Sabtu 28 Feb 2026 17:34 WIB

IRGC: Serangan Balasan Rudal Iran akan Berlanjut dan Kemenangan Hanya dari Allah SWT

Iran tak hanya mengirim rudal ke Israel, tapi juga pangkalan AS di Timur Tengah.

Asap membubung di langit setelah ledakan terdengar di Manama, Bahrain, 28 Februari 2026. Ledakan itu diduga akibat serangan balasan Iran atas serangan AS-Israel.
Foto: REUTERS/Stringer
Asap membubung di langit setelah ledakan terdengar di Manama, Bahrain, 28 Februari 2026. Ledakan itu diduga akibat serangan balasan Iran atas serangan AS-Israel.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Iran telah memulai serangan balasan atas agresi Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Sabtu (28/2/2026). Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengonfirmasi bahwa mereka meluncurkan serangkaian rudal balistik dan drone menargetkan tidak hanya Israel tapi juga pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah.

Dalam sebuah pernyataan dikutip INA, Sabtu, IRGC mengatakan, "Sebagai response atas agresi kriminal dari musuh terhadap Republik Islam Iran, gelombang pertama dari serangan skala besar rudal dan drone oleh Republik Islam Iran telah diluncurkan ke wilayah pendudukan."

Baca Juga

Dalam pernyataan lainnya, IRGC juga mengumumkan dimulainya Operation True Promise 4 sebagai respons atas agresi AS-Israel, IRGC mengonfirmasi membom markas Angkatan Laut Kelimat AS di Bahrain dan pangkalan AS lainnya di Qatar dan Uni Emirat Arab.

"Serangan rudal dan drone dari Angkatan Bersenjata Iran akan berlanjut, dan informasi selanjutnya akan diumumkan. Dan kemenangan hanya dari Allah SWT," demikian keterangan IRGC.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement