REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Perdana Menteri India Narendra melakukan kunjungan persahabatan ke Israel. Saat Modi, berdiri untuk berpidato di Knesset Israel pada Rabu (25/2/2025), ruangan itu dipenuhi tepuk tangan dan seruan namanya.
"Modi! Modi! Modi!" teriak para anggota dewan serempak.
Modi lantas memperhatikan, menikmati pujian tersebut. Ketika akhirnya ia memulai pidatonya, suasana menjadi hening.
"Saya membawa serta salam dari 1,4 miliar warga India, dan pesan persahabatan, rasa hormat, dan kemitraan," kata Modi dilansir MEE.
Seperti yang diharapkan, Modi menekankan kecaman terhadap serangan 7 Oktober 2023 terhadap Israel dengan bahasa yang sangat keras terkait insiden tersebut.
“Saya… menyampaikan belasungkawa terdalam dari rakyat India atas setiap nyawa yang hilang dan atas setiap keluarga yang dunianya hancur dalam serangan teroris biadab oleh Hamas pada 7 Oktober,” kata Modi dalam kalimat utama pidatonya.
“Kami merasakan kesedihan Anda, kami turut berduka cita. India berdiri teguh bersama Israel dengan keyakinan penuh pada saat ini dan seterusnya,” tambah Modi, saat gedung parlemen kembali berdiri dan bergemuruh dengan tepuk tangan.
'Saudaraku'
Di Knesset, Modi disambut oleh anak-anak yang melambaikan bendera Israel dan India. Beberapa meminta foto selfie.
Pers Israel juga ikut serta dalam acara tersebut, dengan The Jerusalem Post menampilkan liputan halaman depan yang menonjol yang didedikasikan untuk kunjungannya.
“Kunjungan Modi adalah saat yang tepat untuk memperlakukan India sebagai prioritas strategis tingkat atas. Hubungan ini memiliki kepercayaan, sejarah, dan chemistry politik… Sekarang mereka harus meningkatkannya,” tulis surat kabar itu dalam editorial di halaman depan.
Lihat postingan ini di Instagram