REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memilih untuk tidak menaikkan pajak opsen kendaraan di tengah kegaduhan kenaikan opsen di sejumlah daerah di Indonesia. Ia lebih memilih untuk menggunakan angka yang ada.
"Kita Jawa Barat kan tidak naik, kita memilih tetap menggunakan angka yang ada," ucap Dedi Mulyadi di Kantor Gedung Sate, Kamis (26/2/2026).
Sejak memimpin Provinsi Jawa Barat setahun lalu, Dedi sejatinya telah menegaskan tidak akan menaikkan pajak opsen kendaraan. Sebab, ia lebih memilih banyak warga yang membayar pajak lantaran terjangkau.
"Saya sejak memimpin sampai kemarin Januari bisa ditanya saya gak menaikkan lebih baik yang bayarnya banyak di banding naik yang bayarnya sedikit," ucap dia.
Ia menuturkan, pihak Pemprov justru menurunkan pajak kendaraan untuk kendaraan berpelat kuning dan angkutan barang. "Untuk pelat kuning, angkutan barang mengalami penurunan," kata dia.
Lihat postingan ini di Instagram