Kamis 19 Feb 2026 23:53 WIB

Pimpinan DPR Hingga Menteri Berkumpul di Bukber yang Digelar Nasdem

Bukber Partai Nasdem ajang silaturahim para tokoh.

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Nashih Nashrullah
Suasana pertemuan para tokoh dalam buka puasa bersama di DPP Nasdem pada Kamis (19/2/2026). Dok Nasdem
Foto: Rizky Suryandika/ Republika
Suasana pertemuan para tokoh dalam buka puasa bersama di DPP Nasdem pada Kamis (19/2/2026). Dok Nasdem

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem mengadakan kegiatan buka puasa bersama (bukber) para kader dengan anak yatim. Dalam kesempatan itu Nasdem mengumpulkan para tokoh nasional dari mulai pimpinan ormas, DPR, dan Menteri.

Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran para undangan. Ia mengapresiasi kehadiran para tamu yang memenuhi undangan DPP Partai NasDem untuk berbuka puasa bersama.

Baca Juga

“Kami bersuka cita dan berbesar hati atas kehadiran Bapak dan Ibu sekalian yang berkenan memenuhi undangan DPP Partai NasDem untuk berbuka puasa bersama,” ujar Paloh dalam keterangannya pada Kamis (19/2/2026).

Paloh menyebut momentum buka puasa bersama memiliki makna penting dalam menjaga dan memperkuat silaturahmi. Menurut Paloh, kebersamaan yang terjalin selama ini harus terus dirawat agar semakin kokoh.

“Berbuka puasa bersama memberikan makna tersendiri agar hubungan silaturahmi yang telah terbangun tetap terjaga, bahkan semakin diperkuat melalui kebersamaan kita,” ujar Paloh.

Paloh merasa Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai ibadah menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebagai ruang refleksi untuk memurnikan semangat pengabdian serta memperkuat ketahanan moral dan spiritual.

“Ramadhan menjadi momentum untuk mempersucikan semangat dan memperkuat spirit pengabdian kita dalam memaknai kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Paloh.

Paloh berharap nilai-nilai Ramadhan dapat menjadi energi moral dalam menapaki hari-hari ke depan. Spirit kebersamaan dan kepedulian sosial, lanjutnya, harus menjadi bagian dari perjuangan bersama membangun bangsa dan negara.

“Kita harus menjaga spirit kebersamaan dan kepedulian sosial agar makna bulan suci ini memberi arti penting bagi perjuangan kita bersama membangun bangsa yang kita cintai,” ujar Paloh.

Kegiatan bukber ini ditutup dengan doa bersama. Tercatat para tokoh nasional yang hadir antara lain Ketua DPR RI Puan Maharani, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Sari Yuliati, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga, Mensos Saifullah Yusuf, Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Anies Baswedan dan Presiden PKS Almuzammil Yusuf, serta Waketum PKB Jazilul Fawaid, Wakil Ketua PBNU KH. Zulfa Mustopa.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement