Rabu 18 Feb 2026 15:39 WIB

Empat SMA Unggul Garuda Baru Siap Beroperasi Juni 2026

Sekolah unggulan bersistem asrama targetkan lahirkan talenta sains berkelas dunia.

Ahmad Najib Burhani.
Foto: Dok Republika
Ahmad Najib Burhani.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memastikan empat Sekolah Menengah Atas (SMA) Unggul Garuda baru mulai beroperasi pada Tahun Ajaran 2026/2027 atau Juni mendatang. Proses pembangunan keempat sekolah yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia saat ini tengah dikebut.

Direktur Jenderal Sains dan Teknologi (Dirjen Saintek) Kemdiktisaintek, Ahmad Najib Burhani, dalam taklimat media di Jakarta, Rabu, mengungkapkan bahwa sekolah-sekolah tersebut berlokasi di Belitung Timur (Bangka Belitung), Timor Tengah Selatan (Nusa Tenggara Timur), Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara), dan Bulungan (Kalimantan Utara).

Baca Juga

"Runtutan waktunya itu adalah SMA Unggul Garuda baru selesai bulan Juni mendatang," kata Najib.

Pemerintah menggandeng tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karya dalam pembangunan sekolah yang berdiri di atas lahan seluas 20 hektare ini. Fasilitas yang disiapkan meliputi ruang kelas, laboratorium, asrama, taman, lapangan, hingga rumah dinas bagi para guru.

Najib menegaskan bahwa penyelesaian proyek ini tepat waktu merupakan bagian dari kontrak yang harus dipenuhi. "Ini bagian dari kontrak untuk selesai. Saya selalu mengajak teman-teman, jangan berpikir tidak selesai. Ini insya Allah selesai dan itu adalah bagian dari kontrak kita," ujarnya.

SMA Unggul Garuda dirancang sebagai sekolah dengan sistem asrama yang setara jenjang SMA, mengusung penguatan kurikulum pra-universitas dengan pendekatan pembelajaran berbasis Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM). Para lulusan dipersiapkan agar mampu melanjutkan studi ke perguruan tinggi top dunia, baik di dalam maupun luar negeri.

Pemerintah menargetkan pembangunan setidaknya 20 SMA Unggul Garuda baru di berbagai wilayah Indonesia hingga tahun 2029.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, menyatakan bahwa Sekolah Garuda merupakan realisasi dari visi besar Presiden Prabowo Subianto untuk membawa anak Indonesia dari seluruh pelosok negeri menuju kampus terbaik dunia.

"Sekolah Garuda adalah cara pemerintah memperluas akses pendidikan unggul yang inklusif. Meracik talenta sains dan teknologi dari anak-anak berprestasi dari penjuru negeri," ucap Stella Christie.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement