Senin 26 Jan 2026 15:10 WIB

KSAL Benarkan Prajurit Marinir Korban Longsor di Bandung

Saat ini, dari 23 prajurit Marinir yang tertimbun, baru empat jenazah yang ditemukan.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali.
Foto: Republika/Erik Purnama Putra
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali membenarkan, puluhan personel Marinir TNI AL menjadi korban longsor. Mereka sedang latihan saat terjadi tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026) dini hari WIB.

"Atas izin Bapak Menhan dan Bapak Panglima, saya menyampaikan terkait dengan kejadian bencana alam yang terjadi di Jawa Barat, di Desa Soreang, memang terdapat 23 anggota Marinir yang tertimbun longsor," ucap Ali di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).

Baca Juga

Ali menyebut, empat jenazah Marinir sudah ditemukan. Sedangkan sisanya masih dalam tahap pencarian. "Alat berat memang belum bisa masuk karena kondisi cuaca dan jalan yang kecil, tapi kita akan terus melaksanakan pencarian dengan teknologi, dengan drone, dan juga menggunakan thermal, juga anjing pelacak," ucap Ali.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement