Ahad 11 Jan 2026 11:00 WIB

Lawan Keinginan Trump, Greenland: Kami tak Ingin Jadi Orang Amerika

Pemimpin politik meminta agar sikap AS meremehkan Greenland dihentikan.

Bendera Greenland Erfalasorput berkibar di Kastil Tivoli di Tivoli, Kopenhagen, Denmark, 8 Januari 2026.
Foto: EPA/Ida Marie Odgaard
Bendera Greenland Erfalasorput berkibar di Kastil Tivoli di Tivoli, Kopenhagen, Denmark, 8 Januari 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Para pemimpin lima partai politik Greenland menyatakan dengan tegas tidak ingin menjadi warga Amerika Serikat meski Presiden AS Donald Trump berencana mengambil alih wilayah semi-otonom Denmark itu. Mereka ingin tetap menjadi warga Greenland. 

"Kami tidak ingin menjadi orang Amerika, kami tidak ingin menjadi orang Denmark, kami ingin menjadi orang Greenland," kata mereka dalam pernyataan bersama yang dirilis pada Jumat (9/1).

Baca Juga

Para pemimpin itu juga menegaskan agar sikap AS yang 'meremehkan' Greenland dihentikan. "Masa depan Greenland harus ditentukan oleh rakyat Greenland," kata mereka.

Pernyataan itu juga menyoroti bahwa wilayah kepulauan itu telah meningkatkan partisipasi mereka di kancah internasional dalam beberapa tahun terakhir.

Dialog tentang rencana Trump tersebut, kata mereka, harus didasarkan pada diplomasi dan prinsip-prinsip internasional.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

sumber : Antara/Anadolu
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement