Jumat 09 Jan 2026 03:15 WIB

Tangerang Optimalkan Produksi Beras dengan Memanfaatkan Lahan Tersedia

DKP Kota Tangerang optimalkan kelompok tani untuk produksi beras hingga 1.600 ton dengan memanfaatkan lahan sawah yang tersisa.

Rep: antara/ Red: antara
Kelompok tani Tangerang ditarget produksi lebih 1.600 ton gabah kering.
Foto: antara
Kelompok tani Tangerang ditarget produksi lebih 1.600 ton gabah kering.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG, – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang, Banten, mengoptimalkan peran kelompok tani untuk mendukung produksi pangan khususnya beras, dengan target lebih dari 1.600 ton Gabah Kering Panen (GKP) dari lahan sawah yang tersedia.

Menurut Kepala DKP Kota Tangerang Muhdorun, meskipun lahan sawah di daerah tersebut semakin berkurang, namun potensi yang ada tetap bisa dimaksimalkan. Tahun 2025, produksi GKP diperkirakan mencapai 1.692 ton yang dapat dikonversi menjadi sekitar 846 ton beras dari 98 hektare sawah yang ada.

Angka ini menunjukkan peningkatan dari tahun 2024 yang mencatat produksi GKP sebanyak 1.542 ton. DKP Kota Tangerang menyiapkan langkah strategis untuk mendukung program swasembada beras dengan memanfaatkan lahan sawah yang tersisa, seperti di Blok Tani Rawa Depan, Benda, dan beberapa lokasi lainnya.

Muhdorun menambahkan, pihaknya akan mendorong kelompok tani untuk melakukan intensifikasi produksi dengan tiga kali panen dalam setahun. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas beras di Kota Tangerang secara signifikan.

Dukungan Pemkot Tangerang

Wali Kota Tangerang Sachrudin menyatakan bahwa di Kota Tangerang terdapat 98 hektare lahan kosong serta 13 kelompok tani dan 113 kelompok wanita tani. Pemkot memberikan dukungan berupa traktor, pompa air, dan alat pengolahan sawah kepada para petani.

Selain itu, Pemkot juga berupaya memperbaiki saluran irigasi yang bermasalah untuk memastikan para petani dapat tetap panen maksimal meskipun di musim kemarau.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement