Kamis 25 Dec 2025 07:15 WIB

Densus 88 Antiteror Geledah Sebuah Rumah di Garut, Ini Kata Dedi Mulyadi

Para petugas yang melakukan penggeledahan mengenakan seragam hitam dan bersenjata.

Rep: M. Fauzi Ridwan/ Red: Teguh Firmansyah
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi
Foto: M Fauzi Ridwan
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG- Densus 88 Antiteror menggeledah sebuah rumah yang berada di perumahan wilayah Kabupaten Garut, Selasa (23/12/2025) tengah malam dan berlangsung empat jam. Dilaporkan bahwa satu orang diamankan untuk diminta keterangan.

Informasi yang dihimpun, penggeledahan rumah dilakukan berkaitan dengan dugaan kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta dan anak di bawah umur terpapar paham radikal.

Baca Juga

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan akan memberikan pembinaan terhadap orang yang diamankan. Mereka merupakan korban yang harus segera didampingi dan dilakukan pembinaan.

"Ke depannya kami harus lakukan pembinaan. Mereka adalah korban yang harus segera dibina," ucap dia, Rabu (24/12/2025).

Para petugas yang melakukan penggeledahan mengenakan seragam hitam dan bersenjata. Selain itu terdapat mobil Barakuda. Kasatreskrim Polres Garut AKP Joko Prihatin membenarkan terkait penggeledahan itu.

Namun, ia tidak dapat menyampaikan kegiatan penggeledahan secara detail. Sebab hanya melakukan pendampingan di lapangan. "Kami hanya melakukan pendampingan saja. Ranahnya Densus 88 untuk menyampaikan," kata dia.

Sebelumnya, aksi teror sempat terjadi di Kota Bandung dengan temuan benda yang diduga menyerupai bom beberapa waktu lalu. Akan tetapi setelah disterilisasi ternyata hanya berisi batang kayu.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement