Senin 22 Dec 2025 19:47 WIB

Polisi Identifikasi 16 Korban Meninggal Kecelakaan Bus Cahaya Trans, Ini Daftarnya

Identifikasi jenazah lewat pemeriksaan sidik jari, ciri fisik, dan properti.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Andri Saubani
Kondisi bangkai bus PO Cahaya Trans bernomor polisi B 7201 IV pascakecelakaan terparkir di kawasan Gerbang Tol Muktiharjo, Semarang, Jawa Tengah, Senin (22/12/2025). Berdasarkan data posko gabungan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mencatat 16 penumpang meninggal dunia dan 18 penumpang lainnya mengalami luka-luka imbas kecelakaan tunggal bus PO Cahaya Trans rute Jatiasih–Yogyakarta tersebut pada Senin (22/12) dini hari.
Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Kondisi bangkai bus PO Cahaya Trans bernomor polisi B 7201 IV pascakecelakaan terparkir di kawasan Gerbang Tol Muktiharjo, Semarang, Jawa Tengah, Senin (22/12/2025). Berdasarkan data posko gabungan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mencatat 16 penumpang meninggal dunia dan 18 penumpang lainnya mengalami luka-luka imbas kecelakaan tunggal bus PO Cahaya Trans rute Jatiasih–Yogyakarta tersebut pada Senin (22/12) dini hari.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Tengah (Jateng) telah mengidentifikasi seluruh korban tewas kecelakaan bus Cahaya Trans di simpang susun exit tol Krapyak, Kota Semarang, yang berjumlah 16 jiwa. Pengidentifikasian jenazah dilakukan dengan pemeriksaan sidik jari, ciri fisik, dan properti.

"Dapat kami sampaikan di sini bahwa dari 16 korban yang meninggal, telah teridentifikasi semua. Dari 16 itu, 10 teridentifikasi melalui sidik jari, empat teridentifikasi melalui sidik jari dan ciri fisik, satu teridentifikasi melalui sidik jari dan properti, dan yang terakhir melalui sidik jari dan gigi," ungkap Kepala Biddokkes Polda Jateng Kombes Agustinus saat memberikan keterangan pers di RSUP Dr.Kariadi, Senin (22/12/2025).

Baca Juga

Dia menerangkan, dalam proses pengidenfikasian identitas para korban tewas, pihaknya dibantu tim forensik RSUP Dr.Kariadi dan Inafis Polrestabes Semarang. Mereka terlebih dulu melakukan pemeriksaan postmortem. "Bersamaan itu juga kami melaksanakan secara paralel pencarian data antemortem dari keluarga" ujar Agustinus.

Agustinus mengakui, pihaknya menghadapi kendala dalam penghimpunan data antemortem. "Pengambilan data antemortem cukup terkendala. Karena meskipun kami sudah cantumkan nomor hp, laporan keluarga yang merasa keluarganya menjadi bagian dari penumpang bus ini sangat minim," katanya.

Namun kendala itu mampu diatasi tim Inafis. Berikut daftar korban tewas akibat insiden kecelakaan bus Cahaya Trans.

1. Srihono (53 tahun), warga Klaten, Jateng

2. Sagimin (61 tahun), warga Klaten, Jateng

3. Erna Peni Hartari (52 tahun), warga Bogor, Jawa Barat (Jabar)

4. Anis Munandar (36 tahun), warga Boyolali, Jateng

5. Listiana (44 tahun), warga Klaten, Jateng

6. Yanto (47 tahun), warga Klaten, Jateng

7. Ngatiyem (48 tahun), warga Boyolali, Jateng

8. Wahyu Eko Tomo (26 tahun), warga Boyolali, Jateng

9. Sugimo (62 tahun), warga Boyolali, Jateng

10. Mutia Citra Dewi (19 tahun), warga Sleman, Yogyakarta

11. Saguh (62 tahun), warga Bogor, Jabar

12. Dwi Rahayu (56 tahun), warga Banten

13. Anih (56 tahun), warga Bogor, Jabar

14. Noviani (31 tahun), warga Bogor, Jabar

15. Haryadin (43 tahun), warga Jakarta Timur, Jakarta

16. Endah (48 tahun), warga Sleman, Yogyakarta

Bus Cahaya Trans terguling di exit tol Krapyak pada Senin dini hari sekitar pukul 00:30 WIB. Bus yang bertolak dari Bogor menuju Yogyakarta itu ditumpangi 34 orang, termasuk sopir dan kru. Sopir bus selamat dan hanya mengalami luka. Dia kini diamankan pihak Polrestabes Semarang.

photo
Kondisi bangkai bus PO Cahaya Trans bernomor polisi B 7201 IV pascakecelakaan terparkir di kawasan Gerbang Tol Muktiharjo, Semarang, Jawa Tengah, Senin (22/12/2025). Berdasarkan data posko gabungan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mencatat 16 penumpang meninggal dunia dan 18 penumpang lainnya mengalami luka-luka imbas kecelakaan tunggal bus PO Cahaya Trans rute Jatiasih–Yogyakarta tersebut pada Senin (22/12) dini hari. - (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement