Senin 22 Dec 2025 09:59 WIB

Pengurus Cabor Akui Motivasi Presiden Jadi Kunci Prestasi Atlet-Atlet Indonesia di SEA Games 2025

Presiden Prabowo menaikkan bonus emas SEA Games dua kali lipat dari sebelumnya.

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah
Presiden Prabowo Subianto (kanan) bersama Menpora Erick Thohir (kedua kanan), Mensesneg Prasetyo Hadi (kedua kiri) dan Menko PMK Pratikno (kiri) menyalami atlet saat pelepasan Kontingen Indonesia pada SEA Games 2025 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (5/12/2025). Presiden Prabowo Subianto secara resmi melepas keberangkatan kontingen Indonesia yang akan berlaga pada ajang olahraga terbesar se-Asia Tenggara SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.
Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Presiden Prabowo Subianto (kanan) bersama Menpora Erick Thohir (kedua kanan), Mensesneg Prasetyo Hadi (kedua kiri) dan Menko PMK Pratikno (kiri) menyalami atlet saat pelepasan Kontingen Indonesia pada SEA Games 2025 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (5/12/2025). Presiden Prabowo Subianto secara resmi melepas keberangkatan kontingen Indonesia yang akan berlaga pada ajang olahraga terbesar se-Asia Tenggara SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kontingen Indonesia pulang ke Tanah Air dengan kepala tegak usai menorehkan catatan gemilang pada SEA Games ke-33 tahun 2025. Di balik deretan prestasi tersebut, para atlet dan federasi menilai perhatian serta motivasi langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto menjadi pemantik semangat perjuangan di arena pertandingan.

Motivasi itu tidak hanya hadir dalam bentuk dukungan moral, tetapi juga diwujudkan melalui peningkatan bonus bagi peraih medali emas yang nilainya meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan SEA Games sebelumnya. Kebijakan tersebut dinilai memberi ketenangan sekaligus dorongan ekstra bagi atlet untuk tampil maksimal dan mencetak sejarah baru bagi olahraga Indonesia.

Baca Juga

Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI) Michael Sianipar mengakui, perhatian pemerintah menjadi faktor penting di balik keberhasilan timnas futsal Indonesia meraih medali emas untuk pertama kalinya sepanjang sejarah keikutsertaan di SEA Games.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden yang berkomitmen mencurahkan perhatian kepada olahraga, bahkan juga memikirkan kesejahteraan para atlet. Terus terang hal ini menjadi penyemangat kami menghadirkan sejarah baru bagi futsal Indonesia dalam ajang SEA Games,” ujar Michael.

Nada serupa disampaikan manajer tim nasional renang Indonesia, Wisnu Wardhana, yang juga menjabat Wakil Ketua Umum PB Akuatik Bidang Pembinaan Prestasi dan Sport Science. Menurut dia, atensi pemerintah membuat para perenang muda tampil lebih fokus dan berani menargetkan prestasi tertinggi.

“Kita punya para perenang muda yang potensial dan menjanjikan. Dengan perhatian Bapak Presiden yang ditunjukkan pada SEA Games kali ini, mereka semakin total menjalani profesinya karena tidak ada lagi kekhawatiran akan masa depan dan kesejahteraan. Atensi Bapak Prabowo membuat mereka berambisi mempersembahkan emas, dan buktinya kita meraih tiga emas,” kata Wisnu.

Apresiasi juga diarahkan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir, yang dinilai berhasil mengupayakan penambahan anggaran sehingga jumlah anggota kontingen Indonesia yang diberangkatkan ke Thailand meningkat. Kehadiran Menpora yang menyaksikan langsung pertandingan atlet Indonesia di arena SEA Games turut memberi suntikan moral tersendiri.

Sekretaris Jenderal DPP Perbasi Nirmala Dewi menyebut kehadiran Menpora di tribun penonton menjadi simbol nyata dukungan pemerintah terhadap perjuangan atlet.

“Kehadiran Bapak Menpora menyaksikan langsung timnas basket putri dan putra berarti besar bagi kami dan para atlet. Komitmen sejak awal dengan menyediakan anggaran maksimal membuat atlet bisa fokus bertanding dan yakin perjuangan mereka selalu mendapat dukungan pemerintah,” ujarnya.

Dukungan pemerintah juga dirasakan cabang hoki es yang mencatatkan sejarah dengan meraih medali emas SEA Games. Direktur Tim Nasional Hoki Es Indonesia Jonathan Sudarta menegaskan prestasi tersebut tidak lepas dari dukungan berkelanjutan sejak pembentukan timnas.

“Kesuksesan timnas hoki es mencetak sejarah baru dengan mengalahkan Thailand dan meraih emas tentu berkat dukungan penuh pemerintah. Kami tidak ingin menyia-nyiakan kepercayaan Bapak Presiden dan kesempatan yang diberikan oleh Bapak Menpora. Rekor emas pertama ini adalah jawaban kami atas dukungan yang konsisten,” kata Jonathan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement