Rabu 17 Dec 2025 18:07 WIB

Menkomdigi: 50 Persen BTS Sudah Kembali Normal

Keberadaan BTS yang aktif memiliki peran penting bagi warga di daerah bencana.

Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Meutya Hafid, pada saat memberikan sambutan dalam acara PUJAAN Vol. 4.
Foto: Dok Republika
Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Meutya Hafid, pada saat memberikan sambutan dalam acara PUJAAN Vol. 4.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan sekitar 50 persen jumlah base transceiver station (BTS) di Provinsi Aceh hingga kini dilaporkan telah beroperasi atau on air pascabencana banjir dan tanah longsor.

On air-nya (BTS) masih di angka 50 persen, sehingga memang masih terasa amat berat terutama di daerah-daerah seperti di Bener Meriah, Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan sebagainya karena listriknya belum stabil,” kata Meutya dalam acara “Temu Nasional Pegiat Literasi Digital” di Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Baca Juga

Meutya menjelaskan bahwa sebanyak 87 persen BTS di Provinsi Aceh juga telah pulih atau recover, meski belum seluruhnya dapat dioperasikan.

“Kalau dalam sudah recover (pulih) dalam arti tower-nya sudah berfungsi, itu memang di 87 persen. Kenapa perlu disebut, untuk mengapresiasi teman-teman operator juga yang meskipun keluarganya juga terdampak, di tengah bencana mereka coba memulihkan,” tutur dia.

Dilaporkan, data sementara untuk BTS, lanjut Meutya, di wilayah Sumatera Barat (Sumbar) sudah 99 persen, sementara di wilayah Sumatera Utara (Sumut) sudah kurang lebih di 97-98 persen.

photo
Pemerintah memutuskan menghentikan sementara operasional tiga perusahaan terkait bencana, yakni PT Agincourt Resources, PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III), dan PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) pengembang PLTA Batang Toru. - (Republika/Edwin Putranto)

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement