Sabtu 29 Nov 2025 19:43 WIB

Sjafrie Didampingi Titiek Soeharto dan Didit Kunjungi Korban Banjir di Pidie Jaya

Gampong Blang Awee, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya mengalami kerusakan paling parah.

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin bersama Ketua Komisi IV DPR Titiek Soeharto dan putra Presiden RI Didit Hediprasetyo berdialog dengan warga yang mengungsi di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, Sabtu (29/11/2025).
Foto: Biro Infohan Kemenhan
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin bersama Ketua Komisi IV DPR Titiek Soeharto dan putra Presiden RI Didit Hediprasetyo berdialog dengan warga yang mengungsi di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, Sabtu (29/11/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, PIDIE JAYA -- Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin meninjau langsung lokasi terdampak banjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, Sabtu (29/11/2025). Pidie Jaya merupakan salah satu wilayah yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor cukup serius di Aceh.

Sjafrie datang ke provinsi paling barat Indonesia tersebut didampingi Mendagri M Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto, Kabaloghan Kemenhan Marsdya Yusuf Jauhari, dan putra Presiden RI Didit Hediprasetyo. Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah dalam memastikan penanganan darurat berjalan dengan baik serta kebutuhan masyarakat terpenuhi.

Baca Juga

Pada kesempatan tersebut, Sjafrie menyampaikan, kondisi di lokasi banjir yang terdampak membutuhkan penanganan segera. "Saya melihat situasi ini memprihatinkan yang memerlukan bantuan cepat hari ini sampai seterusnya," ucapnya saat berdialog dengan warga dan aparat setempat dalam siaran pers Puspen TNI.

Dalam kunjungan tersebut, Sjafrie meninjau dua lokasi pengungsian di Desa Blang Awe, Kecamatan Meureudu, untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat yang terdampak. Di lokasi, terlihat masyarakat membutuhkan kebutuhan yang harus dipenuhi secara mendesak.

Salah satu wilayah yang dikunjungi adalah Gampong Blang Awee, Kecamatan Meureudu, wilayah yang mengalami kerusakan cukup berat akibat banjir bandang yang melanda beberapa hari terakhir. Di lokasi, permukiman warga hingga infrastruktur umum tampak terdampak signifikan, sebagian besar tertutup lumpur dan material banjir.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement