REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kapal induk Giuseppe Garibaldi (C551) yang bakal memperkuat TNI AL saat ini masih berada di Pangkalan Mar Grande, Kota Taranto, Italia. Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin memastikan, kapal induk pertama milik TNI itu dipastikan tiba di Indonesia pada tahun ini.
"Insya Allah Garibaldi akan datang di Indonesia tahun 2026," ucap Sjafrie kepada awak media usai bertemu Wakil Perdana Menteri sekaligus Menhan Australia Richard Donald Marles di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).
Menurut Sjafrie, kapal induk Giuseppe Garibaldi tidak bisa langsung dioperasikan. Karena itu, sambung dia, garibaldi harus menjalani perbaikan lebih dulu di PT PAL Indonesia, Kota Surabaya, Jawa Timur. "Tapi kita akan merapikan karena kita punya industri PT PAL mampu untuk merapikan," ucapnya.
Selain memperbaiki kapal induk berusia lebih 40 tahun itu, Sjafrie memastikan, namanya juga akan diubah. Hanya saja, ia tidak menyampaikan nama kapal induk tersebut. "Jadi kita rapikan Garibaldi itu di Indonesia. Jadi nanti bukan Garibaldi lagi namanya," kata Sjafrie.
Dia juga menjamin, kapal induk itu sudah tiba di Indonesia sebelum peringatan HUT ke-71 TNI pada 5 Oktober 2026. "Insya Allah," ujar Sjafrie.