REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Komandan senior militer Iran memperingatkan bahwa pasukan Amerika di Timur Tengah akan menghadapi pembalasan jika AS melancarkan aksi militer terhadap Iran.
Amir Ali Hajizadeh, kepala unit kedirgantaraan Korps Garda Revolusi (IRGC) Iran, memperingatkan bahwa pasukan AS di wilayah tersebut berada dalam posisi yang rentan. Amerika, kata ia, memiliki sekitar sepuluh pangkalan militer di kawasan itu—setidaknya di dekat Iran—dan 50 ribu tentara.
"Mereka seperti duduk di rumah kaca. Dan ketika Anda berada di rumah kaca, Anda tidak melempar batu ke orang lain." katanya kepada TV pemerintah pada Senin.
Sementara itu, Tehran Times melaporkan pada Ahad bahwa rudal Iran dimuat ke peluncur di semua kota rudal bawah tanah dan siap diluncurkan.
Surat kabar milik pemerintah itu mengeluarkan peringatan keras, yang menyatakan bahwa setiap eskalasi akan menimbulkan kerugian besar bagi pemerintah AS dan sekutunya.
View this post on Instagram