Jumat 28 Mar 2025 15:09 WIB

Data: 45 Persen Masyarakat Agendakan Wisata Kuliner Selama Libur Lebaran

Eksplorasi kuliner dan aktivitas berbasis alam kian diminati wisatawan.

Pedagang memasak nasi bambu atau nasi jaha di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (23/5/2020). Nasi bambu yang dijual Rp50 ribu per batang itu merupakan salah satu kuliner khas yang disajikan masyarakat setempat pada perayaan hari besar seperti Idul Fitri
Foto: ANTARA/Mohamad Hamzah
Pedagang memasak nasi bambu atau nasi jaha di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (23/5/2020). Nasi bambu yang dijual Rp50 ribu per batang itu merupakan salah satu kuliner khas yang disajikan masyarakat setempat pada perayaan hari besar seperti Idul Fitri

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Lebaran bagi masyarakat Indonesia kini tidak hanya identik dengan mudik. Idul Fitri juga menjadi momentum untuk berwisata dan menikmati pengalaman kuliner, sebagaimana diungkap platform perjalanan Traveloka.

President Traveloka Caesar Indra mengatakan, data terbaru menunjukkan, 42 persen masyarakat Indonesia sudah merencanakan perjalanan selama libur Lebaran, baik domestik maupun internasional. Semua itu untuk menikmati momentum berkumpul bersama keluarga dan juga menikmati liburan yang menyenangkan.

Baca Juga

Sementara itu, lanjut Caesar dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (28/3/2025), sebanyak 45 persen wisatawan menjadikan eksplorasi kuliner sebagai prioritas selama libur Lebaran. Mulai dari menikmati kuliner khas favorit di kampung halaman hingga mencoba restoran populer dan jajanan kaki lima yang sedang tren.

"Saat ini masyarakat semakin cermat dalam merencanakan libur Lebaran mereka, salah satunya dengan menggabungkan tradisi dan liburan yang fleksibel sesuai preferensi mereka," katanya.

Sementara itu destinasi favorit untuk liburan Lebaran dan wisata kuliner menurut dia jika liburan jarak dekat dengan kuliner yang menggugah selera yakni Yogyakarta, Bandung, dan Bali. Tempat-tempat tersebut tetap menjadi destinasi domestik teratas yang menawarkan kombinasi sempurna antara warisan kuliner yang kaya, eksplorasi budaya, dan pengalaman liburan yang menyenangkan.

Sedangkan untuk liburan jarak dekat ke destinasi internasional yang dinilai semakin populer, yakni Singapura, Malaysia, dan Thailand masih menjadi pilihan teratas.

Negara-negara tersebut, tambahnya, menawarkan perpaduan antara liburan singkat yang praktis dengan pengalaman kuliner yang autentik, menjadikannya destinasi ideal bagi wisatawan yang ingin memaksimalkan libur Lebaran mereka.

Slow travel

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement