Jumat 19 Apr 2024 05:45 WIB

Pemkot Tangsel Rapikan Kabel Semrawut di Lima Ruas Jalan

Kabel optik akan dimasukkan ke dalam tanah.

Warga naik sepeda melintas di depan instalasi kabel yang semrawut di Kampung Utan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Senin (27/9/2021).
Foto: Antara/Muhammad Iqbal
Warga naik sepeda melintas di depan instalasi kabel yang semrawut di Kampung Utan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Senin (27/9/2021).

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN -- Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Banten merapikan kabel yang menjuntai di lima ruas jalan. Kabel-kabel tersebut akan dimasukkan kabel optik yang berada di dalam tanah.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengatakan lima ruas jalan yang jadi sasaran, yakni Jalan Serua Raya, Jalan Merpati Raya, Jalan Menjangan Raya, Jalan WR Supratman, dan Jalan Kelurahan Ciater.

Baca Juga

"Ada lima ruas jalan yang Insya Allah kabel-kabel optik kita masukkan ke dalam tanah," kata Pilar saat melakukan sidak lapangan, Kamis (18/4/2024).

Ia menjelaskan ke depannya Kota Tangerang Selatan terbebas dari kabel-kabel yang menjuntai melintang di atas jalan. Bila kabel tersebut tidak bisa di bawah tanah, maka dirapikan one pull untuk beberapa operator.

"Intinya rapi," katanya.

Ia meyakini jika merapikan kabel ini bisa dilakukan, maka potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tangerang Selatan dapat meningkat, termasuk melakukan pendataan secara lengkap bersama Apjatel untuk merapikan kabel yang menjuntai.

"Kita buat rapi supaya estetika kota terjaga, tidak mengganggu keselamatan pengguna jalan, dan pengguna trotoar. Kan sudah banyak kasus-kasus akibat kabel menjuntai ini. Mereka sudah komitmen ya," katanya.

Penataan kabel ditargetkan rampung pada 2024. Apabila ruas jalan tersebut tidak bisa dilakukan subduct (jenis pipa yang digunakan untuk instalasi jaringan kabel atau selongsong kabel fiber optik) di bawah tanah, ia meminta untuk dirapikan agar tidak ada yang menjuntai.

"Tiang-tiang yang dimiliki oleh Apjatel kita pangkas semua. Semuanya kita masukkan ke dalam tanah. Mereka sudah siap tanpa APBD, jadi semua biaya dipersiapkan oleh teman-teman pengusaha jasa telekomunikasi," kata Pilar.

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement