Sabtu 13 Apr 2024 15:33 WIB

KRL Solo-Jogja Prediksi Ada Lonjakan Hingga 25 Ribu Penumpang

Ada kenaikan sekitar 10 persen jumlah penumpang dibanding hari normal.

Rep: M Noor Alfian / Red: Agus raharjo
Penumpang menaiki moda transportasi umum KRL Commuter Line di Stasiun Yogyakarta, Kamis (25/5/2023). Pada Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2023 ada perubahan jadwal KRL Jogja-Solo mulai 1Juni 2023. Jumlah perjalanan kereta commuter line Jogja-Solo bertambah 6 kereta menjadi 30 kereta. Kemudian perjalanan commuter line Jogja-Solo diperpanjang ke stasiun pemberhentian terakhir di Stasiun Palur, Surakarta.  Jumlah pemberangkatan harian sebanyak 20 pemberangkatan dan pada akhir pekan menjadi 24 pemberangkatan.
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Penumpang menaiki moda transportasi umum KRL Commuter Line di Stasiun Yogyakarta, Kamis (25/5/2023). Pada Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2023 ada perubahan jadwal KRL Jogja-Solo mulai 1Juni 2023. Jumlah perjalanan kereta commuter line Jogja-Solo bertambah 6 kereta menjadi 30 kereta. Kemudian perjalanan commuter line Jogja-Solo diperpanjang ke stasiun pemberhentian terakhir di Stasiun Palur, Surakarta. Jumlah pemberangkatan harian sebanyak 20 pemberangkatan dan pada akhir pekan menjadi 24 pemberangkatan.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO–KAI Commuter Solo-Jogja memprediksi masih ada lonjakan penumpang hingga 25 ribu yang naik dan turun di KRL Solo-Jogja. Lonjakan tersebut diprediksi terjadi pada Sabtu-Senin (13-15/4/2024). 

"Nanti sampai hari Senin kami masih memprediksikan lebih dari 25 ribu orang yang akan naik dan turun KRL dari Palur sampai ke Jogja," kata Vice President Secretary KAI Commuter Anne Purba di Stasiun Solo Balapan, Sabtu (13/4/2024). 

Baca Juga

Pihaknya juga mengungkapkan jika dibandingkan dengan hari normal ada kenaikan sekitar 10 persen. "Kami melihat di Solo ini karena sudah ada Palur, kemudian Solojebres ini terpencar ya. Kami lihat sangat luar biasa, Palur saja hampir 4.000 penumpang, sudah seimbang dengan Solo Balapan," katanya. 

Sedangkan jika ditambah dengan jumlah penumpang baik yang naik maupun turun di stasiun lain di Solo, seperti Solo Balapan dan Purwosari, jumlah penumpang mencapai 11 ribu orang. 

Sementara itu, ia memperkirakan tingginya jumlah penumpang yang memanfaatkan KRL tersebut masih akan berlangsung hingga awal pekan depan. "Hingga Senin akan tetap tinggi volumenya karena istilahnya ada mudik kedua. Ya setelah Lebaran ini ada lagi untuk yang liburan," katanya.

Selain itu pihaknya mengimbau agar masing-masing orang tua menjaga anak-anak selama di perjalanan mengingat tingginya penumpang KRL Solo Jogja. 

"Agar mereka yang menggendong anak untuk dapat tempat duduk terlebih dahulu. Kami juga melihat ada beberapa potensi di sini karena banyak anak-anak yang ikut naik KRL sehingga kami imbau anak-anak dijaga," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement