Selasa 02 Jan 2024 19:13 WIB

Taman Rusak, DPRD Minta Pemprov Evaluasi Perayaan Malam Tahun Baru

Wakil Ketua DPRD DKI minta Pemprov mengevaluasi perayaan malam tahun baru.

Petugas Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta menaikan tanaman hias yang rusak ke truk. Wakil Ketua DPRD DKI minta Pemprov mengevaluasi perayaan malam tahun baru.
Foto: Republika/Prayogi
Petugas Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta menaikan tanaman hias yang rusak ke truk. Wakil Ketua DPRD DKI minta Pemprov mengevaluasi perayaan malam tahun baru.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI mengevaluasi perayaan malam tahun baru. Ini imbas dari tanaman rusak di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat.

"Harus ada evaluasi, kalau menghadirkan banyak orang itu dengan risiko pasti tanaman terinjak," kata Khoirudin kepada wartawan di Jakarta, Selasa (2/1/2024).

Baca Juga

Khoirudin menjelaskan, seharusnya perayaan di lokasi besar seperti itu sudah diantisipasi jauh hari oleh Pemprov DKI beserta dinas terkait. Terlebih, dikhawatirkan sejumlah tanaman yang rusak bisa menghabiskan banyak biaya untuk diperbaiki dan diganti menjadi baru kembali.

"Itu harus diantisipasi oleh Pemda, kan jadi keluar biaya lagi untuk perbaikan taman dan sebagainya," katanya.

Maka dari itu, menurut dia, perlu adanya tindakan tegas dari Pemprov DKI bagi pengunjung yang ketahuan merusak tanaman di tempat umum.

Dia berharap Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI bisa segera memperbaiki dan mengganti tanaman rusak agar bisa mengembalikan pemandangan semestinya. Ia barharap kejadian ini tak terulang kembali dan menjadi bahan evaluasi bagi Pemprov DKI.

Selain itu, perlu juga ada kesadaran warga untuk menjaga kebersihan maupun estetika fasilitas umum demi menciptakan kenyamanan bersama. "Ini tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat," tegasnya.

Sebelumnya, dilaporkan sejumlah tanaman di Bundaran HI rusak akibat terinjak-injak saat masyarakat ramai merayakan Tahun Baru 2024 pada Sabtu (31/12) malam hingga Ahad (1/1) dini hari.

Sementara, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta menyebut tanaman yang rusak akibat pesta malam tahun baru hanya seluas total 208 meter persegi berupa bakung lele, aralia, dan bougenville yang berada pada lokasi terpisah di jalur hijau.

"Semua kami ganti, butuh waktu dua hari," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Distamhut DKI Jakarta Ivan Obi.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement