Senin 25 Dec 2023 03:12 WIB

Ganjar Komitmen Terapkan Pelatihan untuk Kemandirian Penyandang Disabilitas di Indonesia

Ganjar menyambut harapan dari difabel ini dengan mantap.

Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo memberikan orasi saat acara deklarasi Jaringan Pencak Silat Nusantara (JPSN) di De Tjolomadoe, Karanganyar, Jawa Tengah, Ahad (24/12/2023). Deklarasi yang dihadiri sedikitnya 3.000 para pendekar dan atlet pencak silat tersebut resmi mendeklarasikan diri mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Dalam kesempatan tersebut Ganjar menyinggung akan pentingnya sebagai bangsa harus punya kebudayaan, punya kepribadian, salah satunya silat.
Foto: Republika/Prayogi
Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo memberikan orasi saat acara deklarasi Jaringan Pencak Silat Nusantara (JPSN) di De Tjolomadoe, Karanganyar, Jawa Tengah, Ahad (24/12/2023). Deklarasi yang dihadiri sedikitnya 3.000 para pendekar dan atlet pencak silat tersebut resmi mendeklarasikan diri mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Dalam kesempatan tersebut Ganjar menyinggung akan pentingnya sebagai bangsa harus punya kebudayaan, punya kepribadian, salah satunya silat.

REPUBLIKA.CO.ID, KARANGANYAR -- Antusiasme warga Karanganyar terhadap calon presiden Ganjar Pranowo mencuat saat pertemuan di Jl Gatot Subroto, Kecamatan Gaum, Karanganyar, Jawa Tengah, Ahad (24/12/2023). 

Ribuan warga rela berdesakan untuk bertemu Ganjar, menyuarakan harapan agar program kemandirian difabel yang sukses di Jateng dapat diadopsi di seluruh Indonesia.

Baca Juga

"Pak Ganjar siapa yang punya, Pak Ganjar siapa yang punya. Pak Ganjar siapa yang punya, yang punya kita semua," sambut ribuan warga Karanganyar sambil bernyanyi.

Ganjar, yang dikenal peduli pada kelompok rentan, mendialogkan ide-ide dengan anak muda, kelompok perempuan, dan kelompok disabilitas. Momen istimewa terjadi ketika dua penyandang disabilitas naik panggung dan berbagi kesaksian positif tentang pelatihan mandiri yang diberikan oleh Ganjar saat menjabat Gubernur Jateng.

Salah satu penyandang disabilitas, Budiyanto menyampaikan rasa terima kasih karena pelatihan di SMK Jateng telah memberikan manfaat besar. Ia dan rekan-rekannya yang mengikuti pelatihan kini mampu hidup mandiri, seperti yang dibuktikan dengan berdirinya bengkel sepeda motor oleh Budiyanto sendiri.

"Pak Ganjar, kami ini penyandang disabilitas yang dulu dilatih bapak agar bisa mandiri. Kami dilatih di sejumlah SMK Jateng dan diajari banyak hal, mulai bengkel, boga dan lainnya. Dalam kesempatan ini, kami ingin menyampaikan terima kasih," ucap Budiyanto.

Budiyanto berharap, program pelatihan dan pendampingan bagi penyandang disabilitas di Jateng itu terus dilanjutkan Ganjar. Jika nanti ia menjadi presiden, Budiyanto berharap program itu bisa dilanjutkan ke semua daerah di Indonesia.

"Kami yakin Bapak adalah pemimpin yang paling peduli pada penyandang disabilitas. Kalau bapak jadi presiden, tolong perhatikan juga nasib saudara kami penyandang disabilitas seluruh Indonesia," ujarnya. 

Ganjar menyambut harapan dari difabel ini dengan mantap. Mantan gubernur Jawa Tengah dua periode itu menegaskan bahwa perhatian pada kelompok rentan merupakan prioritasnya, dan tindakan afirmatif, pelatihan, pendampingan, dan akses modal adalah kunci keberhasilan program kemandirian ekonomi.

"Negara memang harus hadir pada kelompok-kelompok rentan itu. Kita beri perhatian, pelatihan, pendampingan dan akses modal agar mereka bisa berdaya. Tindakan afirmatif memang dibutuhkan dan negara harus menjamin itu," ucapnya.

Selama memimpin Jateng, Ganjar memang dikenal sangat perhatian pada kelompok rentan. Banyak program kemandirian ekonomi diberikan bagi mereka yang membutuhkan. Pelatihan, pendampingan serta pemberian akses modal menjadi andalan Ganjar mewujudkan kemandirian ekonomi bagi kelompok-kelompok rentan itu.

"Ini contoh yang bagus, bagaimana jika negara memberikan perhatian penuh, maka mereka bisa mandiri," kata Ganjar.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement