Kamis 21 Dec 2023 12:03 WIB

KAI Purwokerto Imbau Penumpang Tetap Jalankan Protokol Kesehatan

Kesiapan KAI mencakup sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana.

KA Bandara YIA melintasi jalur hilir yang selesai perbaikan di Stasiun Kali Menur, Sentolo, Kulonprogo, Yogyakarta, Selasa (17/10/2023). Usai mengevakuasi penumpang KA Argo Semeru dan KA Argo Wilis, petugas KAI bersama Ditjen Perkeretapian langsung mengevakuasi gerbong yang anjlok. Rencananya untuk mengevakuasi akan menggunakan beberapa crane, pada sore baru satu kereta crane yang berhasil mengevakuasi lokomotif KA Argo Wilis. Sementara malam mulai mengevakuasi gerbong KA Argo Semeru.
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
KA Bandara YIA melintasi jalur hilir yang selesai perbaikan di Stasiun Kali Menur, Sentolo, Kulonprogo, Yogyakarta, Selasa (17/10/2023). Usai mengevakuasi penumpang KA Argo Semeru dan KA Argo Wilis, petugas KAI bersama Ditjen Perkeretapian langsung mengevakuasi gerbong yang anjlok. Rencananya untuk mengevakuasi akan menggunakan beberapa crane, pada sore baru satu kereta crane yang berhasil mengevakuasi lokomotif KA Argo Wilis. Sementara malam mulai mengevakuasi gerbong KA Argo Semeru.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto, Jawa Tengah mengimbau penumpang KA khususnya pada masa angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 untuk tetap menjalankan protokol kesehatan guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang kembali merebak.

"Di stasiun-stasiun kami tetap disediakan wastafel dan sabun untuk cuci tangan, termasuk menyediakan hand sanitizer," kata Kepala PT KAI Daop 5 Purwokerto Dominicus Agung Wawan Purnawan, usai Apel Gelar Pasukan Angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, di halaman Kantor PT KAI Daop 5 Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kamis (21/12/2023).

Baca Juga

Selain itu, kata Agung, penumpang yang sedang dalam kondisi sakit diimbau untuk menggunakan masker. Menurut dia, hingga saat ini belum ada kebijakan terkait dengan pembatasan bertransportasi dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19, sehingga pihaknya hanya memberikan imbauan-imbauan tersebut kepada penumpang. "Kami masih menunggu arahan dari pemerintah," katanya pula.

Terkait dengan apel gelar pasukan, Agung mengatakan hal itu menandai hari pertama dimulainya masa Posko Angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 KAI khususnya di Daop 5 Purwokerto yang dilaksanakan selama 18 hari, mulai tanggal 21 Desember 2023 hingga 7 Januari 2024.

Pada masa Angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, kata dia, KAI Purwokerto menyediakan total 171.612 tempat duduk selama periode tersebut atau 9.534 tempat duduk setiap harinya, baik untuk KA regular maupun KA tambahan. "KAI berkomitmen untuk melayani angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 dengan selamat, aman, dan nyaman. KAI Daop 5 Purwokerto telah menyiapkan segala sumber daya untuk melayani pelanggan secara maksimal pada masa Natal 2023 dan Tahun Baru 2024," katanya lagi.

Agung mengatakan pula, kesiapan KAI mencakup sumber daya manusia (SDM), sarana, prasarana, maupun hal lain-lain yang berkaitan dengan pelayanan secara keseluruhan. Dalam aspek SDM, kata dia, seluruh petugas operasional seperti masinis dan asisten masinis dipastikan siap mematuhi standar operasional prosedur (SOP).

"Demikian pula dengan para petugas frontliner seperti kondektur, prama/prami, dan customer service dipastikan melayani pelanggan dengan sepenuh hati," katanya pula. Guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api pada masa Angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, kata dia lagi, KAI Purwokerto menyiapkan 44 petugas pemeriksa jalur ekstra, 13 petugas penjaga pintu perlintasan ekstra, dan 11 petugas daerah perhatian khusus. "Secara total terdapat 68 petugas ekstra disiagakan di sepanjang lintas Daop 5 Purwokerto," katanya menegaskan.

Selain itu, kata Agung lagi, KAI Purwokerto menyiapkan 291 petugas pengamanan dari unsur internal dan eksternal perusahaan yang meliputi 114 personel Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), 132 personel sekuriti, tujuh personel dari bantuan pengamanan (bakam), serta 38 personel bakam Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 sebagai langkah pengamanan bagi pengguna jasa kereta api.

"Para petugas pengamanan tersebut akan melakukan pengamanan di atas KA, stasiun, serta melaksanakan patroli mobile sepanjang lintas jalur KA yang rawan tindakan kejahatan," kata Agung pula.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement