Ahad 26 Nov 2023 12:59 WIB

Kemenag Sulut Apresiasi Langka Cepat Pemkot Tangani Bentrok di Bitung

Bentrok terjadi antara massa aksi bela Palestina dan sebuah ormas pada Sabtu kemarin.

Bentrok/ilustrasi
Foto: pesatnews
Bentrok/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO -- Kementerian Agama (Kemenag) mengapresiasi langkah cepat pemerintah kota (pemkot) dalam menangani konflik yang terjadi di Kota Bitung pada (25/11/2023), Sabtu kemarin. Bentrok terjadi antara massa aksi bela Palestina dan sebuah organisasi kemasyarakatan (ormas).

"Kejadian yang terjadi di Kota Bitung kemarin hari, sesegera mungkin diatasi, langkah cepat dan tepat yang dilakukan dalam menangani bentrok antara dua kelompok massa," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara H Sarbin Sehe, di Manado, Ahad (26/11/2023).

Baca Juga

Sarbin mengatakan, langkah tepat yang diambil Wali Kota Bitung Maurits Mantiri dan jajarannya dengan mengundang semua pimpinan lembaga keagamaan dan membuat kesepakatan untuk menghentikan semua bentuk kebencian dan kekerasan. Kakanwil Kemenag berharap agar semua pihak taat dan menjaga kesepakatan yang telah disepakati dan ditandatangani.

"Langkah cepat dan tepat yang dilakukan Wali Kota Bitung beserta jajaran pemerintahan patut diapresiasi. Mari kita dukung dan kawal bersama agar situasi berjalan normal seperti biasa, penuh damai dan persaudaraan," katanya.

Sarbin mengajak semua pihak di Kota Bitung untuk melaksanakan kesepakatan, menahan diri, tidak terprovokasi dan bergotong royong menjaga dan memelihara kerukunan dan perdamaian di Kota Bitung.

"Saya mengajak semua pihak di Kota Bitung dan Sulawesi Utara, mari bergotong royong dengan semangat mapalus, kita jaga kerukunan dan perdamaian antara semua anak bangsa yang ada di Bitung," ujarnya.

Pihak Pemkot Bitung menyebut kondisi Kota Bitung pada Ahad (26/11/2023) pagi aman terkendali. "Mari menjaga kedamaian dan keamanan, karena daerah ini terkenal dengan masyarakat yang sangat toleransi, jangan mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang menginginkan perpecahan di kota ini," kata Wali Kota Bitung Maurits Mantiri, di Bitung, Ahad.

Hingga Ahad pagi, menurut Maurits, kondisi Kota Bitung dalam keadaan aman dan terkendali, pemerintah bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, TNI, Polri dengan cepat menyelesaikan selisih paham ini.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement