Rabu 15 Nov 2023 18:14 WIB

BPBD Catat 9 Titik Longsor Landa Cianjur

Sekitar 13 KK mengungsi karena rumah mereka rusak tertimpa material longsor.

Longsor (ilustrasi). BPBD Kabupaten Cianjur mencatat 9 titik longsor melanda di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Longsor (ilustrasi). BPBD Kabupaten Cianjur mencatat 9 titik longsor melanda di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mencatat sembilan titik longsor melanda sejumlah kecamatan di kabupaten itu. Sekitar 13 kepala keluarga mengungsi karena rumah mereka rusak tertimpa material longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Cianjur Asep Sukma Wijaya mengatakan hujan deras yang melanda sebagian besar wilayah Cianjur dengan intensitas lebih dari lima jam menyebabkan bencana alam longsor di perkampungan warga dan menutup akses jalan utama. "Longsor melanda perkampungan warga di Kecamatan Cibeber, Kecamatan Cikadu dan Kecamatan Naringgul, akibatnya di Kecamatan Cibeber 5 kepala keluarga mengungsi dan di Kecamatan Cikadu 8 kepala keluarga mengungsi, karena rumah mereka rusak berat tertimpa longsor," katanya, Rabu (15/11/2023).

Baca Juga

Akibat longsor yang terjadi pada dini hari tadi, di tiga kecamatan menyebabkan 18 rumah rusak berat serta puluhan rumah lainnya terancam. Namun, lima rumah rusak sedang di Kecamatan Naringgul masih bisa ditempati pemilik karena kerusakan sebagian besar di bagian belakang atau dapur. Untuk warga yang mengungsi, tutur dia, saat ini mengisi teras masjid dan madrasah yang dinilai aman dari longsor sambil menunggu bantuan dari pemerintah guna memperbaiki rumah, sedangkan bantuan logistik sudah dikirim melalui petugas yang datang ke lokasi.

"Kami masih melakukan pendataan longsor lainnya, karena terbatasnya petugas dan letak geografis yang sulit dijangkau ketika mendapat laporan. Namun, data sementara baru tiga perkampungan di tiga kecamatan yang terkena longsor," katanya.

 

Enam titik longsor lainnya menimpa jalan penghubung antar-kecamatan dan desa di sejumlah kecamatan di wilayah selatan, termasuk satu jembatan gantung dilaporkan putus di Kecamatan Cidaun. "Untuk longsor yang menutup jalan terjadi mulai dari Kecamatan Cibeber sebanyak dua titik, Cibinong sebanyak dua titik, Cikadu sebanyak tiga titik dan Sindangbarang sebanyak dua titik," katanya.

Untuk jalan penghubung antar-kecamatan di Kecamatan Cibinong menuju Sindangbarang, sudah dapat dilalui meski belum normal, petugas masih berusaha menyingkirkan material longsor sepanjang 20 meter dengan ketinggian 1,5 meter. "Perkiraan kami malam ini sudah normal dari kedua arah, karena dua alat berat sudah diturunkan, sedangkan di tujuh titik lainnya, penanganan longsor yang sempat menutup jalan penghubung sudah dapat dilalui," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement