Rabu 25 Oct 2023 23:01 WIB

BMKG Sebut Fenomena Shearline Picu Cuaca Ekstrem di Pesisir Barat Selatan Aceh

Fenomena Shearline atau belokan angin juga menyebabkan tingginya curah hujan.

Tanda gelombang tinggi (ilustrasi). BMKG menyebut fenomena Shearline memicu terjadinya potensi cuaca ekstrem di sejumlah kabupaten/koa di wilayah pantai barat selatan Provinsi Aceh.
Foto: ANTARA/SYIFA YULINNAS
Tanda gelombang tinggi (ilustrasi). BMKG menyebut fenomena Shearline memicu terjadinya potensi cuaca ekstrem di sejumlah kabupaten/koa di wilayah pantai barat selatan Provinsi Aceh.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG) menyebutkan fenomena Shearline atau belokan angin memicu terjadinya potensi cuaca ekstrem di sejumlah kabupaten/koa di wilayah pantai barat selatan Provinsi Aceh.

“Berdasarkan peta streamline angin 3.000 feet beberapa hari terakhir terdapat daerah Shearline di barat Aceh, yang mengakibatkan penumpukan massa udara dan tumbuhnya awan konvektif penyebab cuaca ekstrem,” kata Prakirawati Stasiun BMKG Meulaboh-Nagan Raya, Almira Aprilianti, pada Rabu (25/10/202) malam.

Baca Juga

Menurutnya, dampak dari penumpukan massa udara dan adanya pertumbuhan awan konvektif,  dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor. Ia juga menyebutkan, fenomena Shearline atau belokan angin juga menyebabkan tingginya curah hujan seperti yang terjadi di wilayah Kabupaten Nagan Raya, Aceh, yang tercatat mencapai 105 mm dan tergolong hujan yang sangat lebat.

Almira menyebutkan potensi cuaca ekstrem tersebut diprakirakan masih akan terjadi hingga dua tiga hari ke depan atau hingga Jumat (27/10/2023). Dampak dari cuaca ekstrem tersebut, kata dia, dapat mengakibatkan terjadinya bencana banjir dan tanah longsor, dan dikhawatirkan dapat menghambat aktivitas masyarakat berada di luar ruangan.

 

Dampak dari fenomena alam tersebut juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat di daratan atau di laut, karena kondisi cuaca hujan lebat yang diprakirakan akan terjadi selama beberapa hari ke depan. BMKG mengimbau kepada masyarakat agar waspada dan berhati-hati dengan kondisi cuaca saat ini, karena diprakirakan akan terjadi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

“Potensinya juga dapat mengakibatkan bencana hidrometeorologi,” ungkap Almira.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement