Selasa 10 Oct 2023 22:50 WIB

Ricuh di Area Parkir, Pengunjung Stasiun Bogor Pukul Petugas

Kejadian ini pun viral di media sosial.

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Ani Nursalikah
Sejumlah penumpang berjalan keluar dan masuk gerbong kereta rel listrik (KRL) Commuterline Jabodetabek di Stasiun KA Bogor, Kota bogor, Jawa Barat, Senin (24/4/2023). VP Corporate Secretary KAI Commuter Erni Sylviane Purba menyebutkan kepadatan penumpang KRL Jabodetabek sejak H+1 hingga H+2 Lebaran didominasi pengguna musiman yang memanfaatkan waktu liburnya untuk bersilaturahmi dengan kerabat ataupun berwisata ke sejumlah tempat di Jabodetabek, seperti Kota Tua, Monas, Kebun Raya Bogor, dan sejumlah obyek wisata lainnya. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/YU
Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Sejumlah penumpang berjalan keluar dan masuk gerbong kereta rel listrik (KRL) Commuterline Jabodetabek di Stasiun KA Bogor, Kota bogor, Jawa Barat, Senin (24/4/2023). VP Corporate Secretary KAI Commuter Erni Sylviane Purba menyebutkan kepadatan penumpang KRL Jabodetabek sejak H+1 hingga H+2 Lebaran didominasi pengguna musiman yang memanfaatkan waktu liburnya untuk bersilaturahmi dengan kerabat ataupun berwisata ke sejumlah tempat di Jabodetabek, seperti Kota Tua, Monas, Kebun Raya Bogor, dan sejumlah obyek wisata lainnya. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/YU

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Kericuhan terjadi di area parkir Stasiun Bogor pada Selasa (10/10/2023), hingga menyebabkan seorang petugas dipukul oleh pria calon penumpang kereta rel listrik (KRL). Peristiwa pemukulan itu terjadi lantaran pria tersebut tidak terima dihalau petugas untuk parkir di stasiun, padahal kondisi area parkir sudah penuh.

Kejadian ini pun viral di media sosial, dengan narasi pengunjung tersebut marah karena dilarang masuk oleh petugas parkir. Dalam video yang beredar, seorang pria berbaju putih marah-marah tak henti kepada seorang petugas dengan pakaian berlogo PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Baca Juga

Sejumlah ojek daring yang ada di sekitarnya pun mencoba menenangkan pria tersebut, sehingga menyebabkan suasana menjadi ricuh. Manager Humas KAI Service, Nyoman Suardhita, membenarkan peristiwa pemukulan tersebut.

“Benar, jadi kondisinya petugas itu menutup plang karena kondisi parkir penuh saat itu. Jadi mobil itu tidak bisa masuk,” kata Nyoman kepada wartawan di lokasi, Selasa (10/10/2023).

 

Dari keterangan yang didapatnya dari sang pengunjung, pria tersebut tengah dalam keadaan terburu-buru pergi ke rumah sakit. Petugas parkir yang bersangkutan pun membuka plang tersebut, namun petugas itu justru mendapat pukulan dari pengunjung.

Alhasil, kata Nyoman, petugas itu pun mengalami luka lebam di wajah. Sang pengunjung bertanggung jawab atas perbuatannya.

“Pakai obat biasa dulu karena memar pertolongan pertama dulu di lapangan. Disuruh balik (pulang) nggak mau petugasnya abis kejadian, tapi nggak apa-apa,” ujarnya.

Menurut Nyoman, masalah di antara pengunjung dan petugas ini akhirnya diselesaikan secara damai. Bahkan sang petugas kembali menjalankan aktivitasnya secara normal.

“Masalah ini selesai, customer tanggung jawab kok. Dia bertanggung jawab atas pemukulan itu. Selesai, damai. (Petugas kembali bekerja dengan) normal,” kata Nyoman.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement