Kamis 21 Sep 2023 14:36 WIB

43 Persen Guru Jadi Korban Pinjol, Perlunya Literasi Keuangan Guru

Pinjol menjadi momok guru akibat kesejahteraan rendah

Laki-Laki, Muda dan Produktif: Pelaku Kredit Macet Terbanyak Pinjol
Foto:

Berbagai upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan guru terus dilakukan. Selama beberapa tahun terakhir, pemerintah telah menyusun berbagai program untuk dapat memberikan peningkatan pada kesejahteraan gurudiantaranya yakni :

Pertama, Program Peningkatan Kompetensi. Salah satu kompetensi yang wajib diikuti yakni pelatihan kompetensi digital baik diselenggarakan oleh lembaga internal maupun pemerintah. Pelatihan tersebut bertujuan agar para guru dapat lebih melek dengan teknologi khususnya yang berhubungan dengan penyampaian konten pembelajaran.

Kedua, menambah Kuota PPG (Pendidikan Profesi Guru) yang dapat diikuti melalui seleksi resmi pemerintah. Program tersebut merupakan program sertifikasi guru. Tujuannya untuk memberikan peningkatan di bidang kemampuan khususnya paedagogik serta aspek profesionalitas lainnya yang berkaitan dengan dunia pendidikan.

Ketiga, memberikan Tunjangan Profesi Guru (TPG)Pemerintah juga telah menyiapkan program berupa pemberian TPG dengan beberapa persyaratan tertentu. Program ini belum berjalan secara merata untuk seluruh guru di Indonesia karena memang diperuntukkan bagi pendidik terpilih. Selain karena prestasi yang sudah dikontribusikan, pun juga karena loyalitasnya yang tinggi terhadap dunia pendidikan.

Keempat, menyusun Program Madrasah Reform (MEQR)Program yang dicanangkan pemerintah untuk meningkatkan kompetensi pun berlaku bagi pendidik yang berada di bawah naungan Kementerian Agama yakni para guru yang mengajar di Madrasah. Pemerintah di beberapa daerah sudah mulai sepakat dan berkomitmen untuk semakin bijak dalam menerapkan program MEQR agar guru madrasah juga merasakan kesejahteraan.

Kelimaseleksi penerimaan guru Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk mengakomodir guru hononer yang usianya sudah lewat 35 tahun dan tidak bisa mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

            

Kehidupan adalah anugerah berharga dari Allah SWT. Segera ajak bicara kerabat, teman-teman, ustaz/ustazah, pendeta, atau pemuka agama lainnya untuk menenangkan diri jika Anda memiliki gagasan bunuh diri. Konsultasi kesehatan jiwa bisa diakses di hotline 119 extension 8 yang disediakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Hotline Kesehatan Jiwa Kemenkes juga bisa dihubungi pada 021-500-454. BPJS Kesehatan juga membiayai penuh konsultasi dan perawatan kejiwaan di faskes penyedia layanan
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement