Kamis 14 Sep 2023 18:50 WIB

Pendaki Asal Spanyol Ditemukan Selamat di Gunung Merapi

Pendaki asal Spanyol tersebut mendaki tanpa izin.

Asap solfatara keluar dari kubah lava Gunung Merapi terlihat dari Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (26/8/2023). Menurut data BPPTKG periode pengamatan 18-24 Agustus 2023 berdasarkan analisis morfologi kubah lava barat daya Gunung Merapai mengalami perubahan akibat aktivitas pertumbuhan dan guguran lava dengan volume sebesar 2.764.300 meter kubik dan voume kubah lava tengah sebesar 2.369.800 meter kubik, sementara status Gunung Merapi siaga (level III).
Foto: ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah
Asap solfatara keluar dari kubah lava Gunung Merapi terlihat dari Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (26/8/2023). Menurut data BPPTKG periode pengamatan 18-24 Agustus 2023 berdasarkan analisis morfologi kubah lava barat daya Gunung Merapai mengalami perubahan akibat aktivitas pertumbuhan dan guguran lava dengan volume sebesar 2.764.300 meter kubik dan voume kubah lava tengah sebesar 2.369.800 meter kubik, sementara status Gunung Merapi siaga (level III).

REPUBLIKA.CO.ID, BOYOLALI -- Seorang pendaki warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang dilaporkan mengalami hipotermia saat melakukan pendakian di Gunung Merapi Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah ditemukan selamat oleh Tim Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) Selo, Kamis (14/9/2023).

Warga negara Spanyol tersebut bernama Jacinto Cornejo Enise Del Carmen. Ia berhasil dievakuasi turun dari Gunung Merapi kemudian dilakukan pemeriksaan oleh petugas gabungan.

Baca Juga

Pendaki wanita asal Spanyol tersebut setelah berhasil dievakuasi pada pukul 12.00 WIB, kemudian dibawa oleh tim gabungan dari BASARNAS, TRC BPBD, BTNGM, TNI, dan Polri ke Kantor BTNGM Selo Boyolali. Pendaki asal Spanyol tersebut dinyatakan oleh petugas BTNGM adalah pendaki ilegal karena dia saat melakukan pendakian tidak izin terhadap petugas.

Menurut Kepala Sub Bagian Tata Usaha TNGM Yogyakarta Ahmadi, pendaki itu juga tidak memperhatikan larangan pendakian Gunung Merapi. Gunung Merapi saat ini masih masuk pada level tiga waspada.

Pendaki itu setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas, kemudian diminta membuat surat penyataan tidak mengulangi kembali melakukan pendakian. "Dia untuk membuat surat penyataan, yang isinya tidak mengulangi pendakian kembali ke Gunung Merapi," katanya.

Diai mengatakan tim saat melakukan evakuasi wanita asal Spanyol tersebut sedang melakukan perjalanan turun dari Merapi. Petugas kemudian menemukan wanita asing tersebut 1,5 kilometer dari Pos News Selo Boyolali.

Dia sebenarnya sedang dalam perjalanan turun, tetapi dia sebelumnya menghubungi pihak asuransi atau TIM SAR. "Kami juga memantau melalui CCTV di Pasar Bubrah kemudian saya suruh untuk turun," katanya.

Dia menuju Gunung Merapi dengan mengendarai sepeda motor jenis matic berplat nomor Yogyakarta, melakukan pendakian seorang diri ke Gunung Merapi.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement