Kamis 17 Aug 2023 16:23 WIB

Peringati HUT Ke-78 RI, Pramono Pesan Demokrasi Dijaga Baik

HUT RI ke-78 momentum mengenang jasa pahlawan.

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Erdy Nasrul
Calon Bupati Kediri Haninditho Himawan Pramono (kiri) mencium tangan ayahnya yang merupakan Sekretaris Kabinet Pramono Anung (tengah) saat prosesi sungkeman di Kediri, Jawa Timur, Rabu (9/12/2020). Prosesi sungkeman sebelum pencoblosan tersebut sebagai simbol pemberian restu dan dukungan orang tua kepada anaknya untuk berlaga pada Pilkada Kediri.
Foto: Prasetia Fauzani/ANTARA
Calon Bupati Kediri Haninditho Himawan Pramono (kiri) mencium tangan ayahnya yang merupakan Sekretaris Kabinet Pramono Anung (tengah) saat prosesi sungkeman di Kediri, Jawa Timur, Rabu (9/12/2020). Prosesi sungkeman sebelum pencoblosan tersebut sebagai simbol pemberian restu dan dukungan orang tua kepada anaknya untuk berlaga pada Pilkada Kediri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Kabinet Pramono Anung turut menghadiri upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI ke-78 di halaman depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/8/2023). Di HUT RI ini, Pramono pun berpesan agar proses demokrasi di Indonesia tetap dijaga baik.

"Saya meyakini proses demokrasi ini tetap kita jaga, siapa pun yang menjadi pemimpin ketika demokrasi berjalan baik, maka ya boleh saja bersaing tapi pada akhirnya kita akan bersama-sama membangun bangsa dan negara," kata Pramono saat tiba di Istana Merdeka, Jakarta.

Baca Juga

Pramono pun meyakini pada 2045 mendatang, Indonesia bisa menjadi bangsa yang besar di dunia.

"Saya yakin seperti yang disampaikan Presiden kemarin, di tahun 2045 kita bisa menjadi bangsa ke-4 atau ke-5 terbesar di dunia," ujarnya.

Di perayaan hari kemerdekaan RI ini, Pramono dan istri tampak mengenakan pakaian adat asal Lampung. Pada peringatan HUT RI di tahun-tahun sebelumnya, Pramono juga pernah mengenakan pakaian adat dari beberapa daerah, seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, NTT, dan Sumatra Utara

"Sekarang sengaja pakai baju Lampung. Persiapannya 2-3 hari lah, kami pesan untuk khusus acara kemerdekaan dan ini bukan sewa tapi milik sendiri, semua aksesoris milik sendiri, mudah-mudahan ini menjadi penanda ulang tahun yang ke-78," ujar Pramono.

Pramono mengaku memilih pakaian adat asal Lampung karena saat itu daerah tersebut sempat menjadi sorotan nasional.

"Karena Lampung terakhir-terakhir ini kan jadi sorotan publik. Waktu itu saya membeli dari Lampung langsung," ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement