Rabu 19 Jul 2023 20:53 WIB

Ponpes Al Zaytun Besok akan Kembali Didemo Massa ASRI

Kapolres imbau massa tak usah menggelar aksi karena kasus Al Zaytun sudah diproses.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Andri Saubani
Suasana di pintu masuk Mahad Al-Zaytun, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu. (ilustrasi)
Foto: Republika/Lilis Sri Handayani
Suasana di pintu masuk Mahad Al-Zaytun, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU – Massa yang mengatasnamakan Aliansi Santri dan Rakyat untuk Indramayu (ASRI) rencananya akan kembali menggelar aksi unjuk rasa di Ma’had Al Zaytun, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Kamis (20/7/2023). Dalam surat pemberitahuan aksi unjuk rasa yang dilayangkan kepada Polres Indramayu, tertulis bahwa ASRI akan melakukan aksi unjuk rasa dan istighotsah. Adapun estimasi massa berjumlah sekitar 1.000 orang.

Aksi akan diawali di Islamic Center Indramayu, Alun-alun Haurgeulis dan selanjutnya menuju ke Ponpes Al Zaytun Kecamatan Gantar. Surat pemberitahuan dengan nomor 01/ASRI/VII/2023 itu ditandatangani oleh Kordum ASRI, Muhamad Sholihin.

Baca Juga

Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar membenarkan pihaknya sudah menerima surat pemberitahuan dari ASRI terkait rencana unjuk rasa ke Ponpes Al Zaytun. "Tapi sekali lagi kami imbau agar tidak melakukan aksi unjuk rasa tersebut karena penanganan Al Zaytun sudah ada progres," kata Fahri.

Fahri menyebutkan, progres itu seperti yang terlihat dari proses penyidikan. Selain itu, Menko Polhukam, Mahfud MD, juga sudah memberikan beberapa pernyataan terkait penanganan Al Zaytun.

"Jadi kita minta supaya tidak ada lagi yang melaksanakan aksi karena kita minta supaya situasi ini tetap kondusif," ungkap Fahri.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement