Rabu 19 Jul 2023 04:00 WIB

Apartemen Transit di Purwakarta Diutamakan untuk Buruh dan Pekerja Informal

Apartemen Transit ini ada di wilayah Desa Cilandak, Kecamatan Cibatu.

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Irfan Fitrat
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil.
Foto: Edi Yusuf/Republika
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meresmikan Apartemen Transit di wilayah Desa Cilandak, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta, Selasa (18/7/2023). Apartemen Transit itu ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Ridwan Kamil mengatakan, Apartemen Transit di Purwakarta itu akan diutamakan untuk masyarakat yang bekerja sebagai buruh dan pekerja sektor informal, seperti pedagang kecil, serta warga dengan penghasilan rendah lainnya.

Baca Juga

Menurut Ridwan Kamil, penyediaan Apartemen Transit ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah.

“Untuk sejahtera caranya dua: naik upah atau turun pengeluaran. Tidak selalu harus naik upah karena ada hal-hal makro ekonomi yang harus kita perhatikan,” ujar Ridwan Kamil.

Selain Apartemen Transit, Ridwan Kamil mengatakan, Pemprov Jabar mengupayakan pembangunan hunian yang jaraknya dekat dengan kawasan industri atau pabrik. Hunian itu mengusung konsep “three in one”.

“Konsep ‘three in one’: tinggal di sana, kerja di sana, berekreasi di satu tempat, itu menjadi unggulan,” ujar Ridwan Kamil.

Untuk pembangunan hunian tersebut, Ridwan Kamil menjelaskan, lahannya nanti bisa disediakan pelaku industri. Pembangunannya bisa dilakukan Real Estat Indonesia (REI).

“Kemudian jualannya, kepemilikan, bisa langsung ke buruh-buruh yang (kerja) di situ,” kata Ridwan Kamil. 

Apabila konsep itu berjalan, Ridwan Kamil meyakini akan membantu meningkatkan kesejahteraan pekerja berpenghasilan rendah.

“Ini sebuah penghematan pengeluaran bulanan. Ujung-ujungnya kesejahteraan warga bisa meningkat, khususnya buruh, yang selama ini di Indonesia hampir 30 persen pengeluaran habis oleh transportasi, beli motor, nyicil motor, beli bensin, dan lain sebagainya,” ujar Ridwan Kamil.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement