Senin 10 Jul 2023 14:04 WIB

Kemenparekraf Gelar Kegiatan Apresiasi Kreasi Indonesia 2023 di Mojokerto 

Finalis AKI 2023 merupakan hasil dari kurasi dengan total pendaftar 6.531.

Direktur Kuliner, Kriya, Desain dan Fesyen, Kemeparekraf, Yuke Sri Rahayu.
Foto: dok. Republika
Direktur Kuliner, Kriya, Desain dan Fesyen, Kemeparekraf, Yuke Sri Rahayu.

REPUBLIKA.CO.ID, MOJOKERTO -- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kembali menggelar Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2023. Kali ini kegiatan itu diselenggarakan di Sunrise Mall Mojokerto, Jawa Timur. 

Kegiatan AKI 2023 di Mojokerto, Jatim, merupakan kegiatan yang kelima dari 16 kegiatan yang di sejumlah kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. AKI merupakan program unggulan pengembangan ekonomi kreatif melalui peningkatan kapasitas dan pameran kepada para pelaku ekonomi kreatif pada subsektor kuliner, kriya, fashion, aplikasi, film, dan musik.

Jumlah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) per 2021 mencapai 64,2 juta, dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 61,07 persen atau senilai Rp 8.573,89 triliun dan kemampuan menyerap 97 persen dari total tenaga kerja. 

Program AKI 2023 dorong pelaku UMKM 

 

Program AKI diharapkan hadir untuk mendorong UMKM kreatif Indonesia naik kelas dan percepatan pertumbuhan ekonomi, dengan tema yang diangkat 'Produk Indonesia untuk Ekonomi Kuat'.

"Tujuan program AKI di antaranya memberikan kontribusi eonomi melalui ekonomi kreatif pasca-pandemi, mencari dan menciptakan 'ikon' produk ekraf baru yang bisa melekat di masyarakat, bahkan bisa mendunia," kata Direktur Kuliner, Kriya, Desain dan Fesyen, Kemeparekraf, Yuke Sri Rahayu dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id, Senin (10/7/2023).

Selain itu, program AKI juga diharap mendorong daya beli masyarakat dan mendukung kampanye pemerintah #BanggaBuatanIndonesia. "Adapun manfaat yang bisa dirasakan peserta adalah membangun jejaring dan database, produk atau karya terpublikasikan, dan memperluas pangsa pasar," ujarnya. 

Dua kegiatan AKI 2023

AKI 2023 terdiri dari dua agenda utama, yakni bootcamp (peningkatan kapasitas) dan pameran (menampilkan dan transaksi jual beli produk kreatif). Jarak pelaksanaan bootcamp dan pameran sekitar satu bulan.

Pelaksanaan program ini berada di 16 kota/kabupaten Indonesia, yang terdiri atas Bangka, Bengkulu, Batam, Jakarta, Karawang, Sukabumi, Purwokerto, Kudus, Mojokerto, Situbondo, Palangkaraya, Samarinda, Manado, Gorontalo, Kupang, dan Jayapura.

Finalis AKI 2023 merupakan hasil dari kurasi dengan total pendaftar 6.531, dengan total finalis dari 16 kabupaten/kota adalah 428 yang terdiri dari subsektor kuliner, kriya, fashion, aplikasi, film, dan musik.

Kegiatan program AKI 2023 kerap dihadiri Menparekraf Sandiaga Uno yang akrab disapa 'Mas Metreri. "Kedatangan Mas Menteri menjadi bukti nyata kerja Mas Menteri untuk berkontribusi pada percepatan pertumbuhan ekonomi nasional dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya melalui ekonomi kreatif," kata Yuke. 

Acara Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2023 tidak akan berakhir sampai pameran di kota atau kabupaten masing-masing, tapi salah satu finalis per kota akan berkesempatan untuk memiliki pengalaman pameran pasional di ajang Pekan Puncak AKI 2023.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement