Rabu 21 Jun 2023 06:07 WIB

RSPB Sampaikan Pentingnya Transformasi Digital dalam Pelayanan Pasien

Pertemuan IAMARSI bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengelola RS di Indonesia.

Delegasi RSPB mengikuti Pekan Ilmiah Tahunan Pekan Ilmiah Tahunan IAMARSI di Yogyakarta beberapa waktu lalu.
Foto: Dok RSPB
Delegasi RSPB mengikuti Pekan Ilmiah Tahunan Pekan Ilmiah Tahunan IAMARSI di Yogyakarta beberapa waktu lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN -- Fasilitas pelayanan kesehatan perlu menjadi smart facilities yang dapat mengoptimalkan pelayanan pasien melalui teknologi informasi berbasis internet. Rumah Sakit Premier Bintaro (RSPB) terlibat di acara Ikatan Ahli Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (IAMARSI) yang bertujuan meningkatkan efektivitas dan teknologi operasional dalam memberikan pelayanan berkualitas kepada pasien.

IAMARSI adalah perkumpulan bagi para ahli manajemen dan administrasi RS Indonesia yang memiliki gelar magister (S2) di bidang manajemen atau administrasi RS dari berbagai universitas baik dalam maupun luar negeri. RSPB yang menjadi bagian IAMARSI ingin terus berkontribusi dalam mengembangkan keilmuan manajemen dan administrasi RS di Indonesia.

CEO RSPB, dr Martha ML Siahaan, menyampaikan, pentingnya adaptasi teknologi informasi dalam pelayanan kesehatan. Menurut dia, Pekan Ilmiah Tahunan IAMARSI di Yogyakarta beberapa waktu lalu, menjadi platform untuk berbagi pengetahuan dan meningkatkan kemampuan pengelola RS di Indonesia.

"RSPB dengan transformasi digitalnya, turut berbagi pengalaman dan keberhasilan implementasi teknologi informasi dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pasien. Melalui kolaborasi ini, RSPB berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan digital dan menjadi smart hospital yang mengikuti perkembangan zaman," katanya dalam siaran di Kota Tangerang Selatan, Rabu (21/6/2023).

 

Martha pun membagikan pengalamannya tentang kampanye RS digital di RSPB. Di antaranya, layanan robotic spine surgery yang terintegrasi dengan MRI 3T dan C-Arm. Dia menyebut, RS digital juga memiliki keunggulan dapat mempercepat perawatan pasien dan meningkatkan kesadaran dan komitmen dokter terhadap keselamatan pasien.

Dia menegaskan, semua sistem di RSPB sudah dalam bentuk digital, dimulai e-medical record (EMR) dengan full EMR sejak 2016, SIM-RS (trackcare intersystem), HRIS (human resource information system), RIS-PACS (picture archiving communication system), teleradiology enabled, sentralisasi contact center, chatbot, self service KiosK, dan layanan lainnya.

"Transformasi digital di RS Premier Bintaro juga ditandai dengan berhasilnya pelaksanaan dari pendaftaran online, dan layanan Telehealth Plus. Digitalisasi RS memberikan manfaat bagi pasien, dokter dan manajemen rumah sakit. RSPB terus meningkatkan layanan digital di tengah-tengah tantangan industri perumahsakitan dan seluruh operasional layanan yang memudahkan pelayanan pasien," ucap Martha.

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement