Jumat 16 Jun 2023 15:52 WIB

Ikhtiyar Serius Bangka Belitung Wujudkan Kawasan Antinarkoba

Narkoba menjadi ancaman keberlangsungan bangsa.

Barang bukti kejahatan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Barang bukti kejahatan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memperkuat sinergitas pemberantasan narkoba guna mewujudkan Babel Bersih Narkoba (Bersinar).

"Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional ini merupakan momentum semua stakeholder bersinergi memberantas narkoba," kata Penjabat Gubernur Kepulauan Babel Suganda usai menghadiri Peringatan HANI 2023 di Pangkalpinang, Jumat (16/6/2023).

Baca Juga

Ia menyampaikan khususnya di Kepulauan Babel penekanan terhadap gerakan antinarkoba harus dilaksanakan sejak dini agar generasi penerus bangsa terbebas dari bahaya narkoba.

"Kami terus melakukan penguatan dalam memerangi narkoba melalui sekolah-sekolah yakni program Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN)," katanya.

Menurut dia, dalam memerangi narkoba ini tidak bisa sendiri-sendiri, tetapi harus bergandengan tangan melibatkan semua pihak.

"Tadi Pak Kapolda Kepulauan Babel sudah bilang bintang dua pun bisa terkena narkoba, kita semua bisa kena, untuk itu kita harus bersama-sama memeranginya," katanya.

Ia juga mengharapkan peran tokoh agama dan masyarakat dalam mendukung pemberantasan narkoba di Negeri Serumpun Sebalai.

"Pemprov sangat mendukung, tidak hanya itu juga balai rehabilitasi, jadi orang-orang yang sudah kena itu menjadi duta anti narkoba kita buat seperti itu," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement